Senin, 17 Desember 2018 |
News Room - Highlight

Brigjen KH. Syam'un Dianugerahi Pahlawan Nasional

Kamis, 08 Nov 2018 | 15:34 WIB Dibaca: 311 Pengunjung

Tokoh Banten, Brigjen KH. Syam'un. [net]*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada enam tokoh, satu di antaranya adalah pahlawan yang berasal dari Banten, Brigjen KH Syam'un.

Prosesi pemberian gelar Pahlawan Nasional itu berlangsung di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11/2018) pukul 13.00 WIB.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Jokowi.

"Untuk mengenang jasa para pahlawan, marilah kita mengheningkan cipta sejenak," kata Jokowi.

Gelar tersebut diberikan Jokowi sesuai dengan Keppres Nomor 123/TK/Tahun 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Gelar itu diterima oleh para ahli waris.

Sebelumnya, nama-nama yang masuk digodok oleh Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) di Kementerian Sosial. Setelah itu, diajukan ke Presiden, hingga dipilih enam nama pada 2018.

Berikut adalah nama penerima penganugerahan gelar Pahlawan Nasional 2018:

1. Abdurrahman Baswedan tokoh dari Provinsi DI Yogyakarta.
2. IR H Pangeran Mohammad Noor tokoh dari Kalimantan Selatan.
3. Agung Hajjah Andi Depu tokoh dari Sulawesi Barat.
4. Depati Amir tokoh dari Bangka Belitung.
5. Kasman Singodimedjo tokoh dari Jawa Tengah.
6. Brigjen KH Syam'un tokoh dari Banten.

Diketahui, KH Syam’un merupakan keturunan KH Wasid yang pernah bergerilya menentang penjajah Belanda pada tahun 1800-an. Sebagai keluarga seorang patriot, Syam’un mewarisi mandat sebagai sosok yang memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara. Ia pernah bergabung dengan kelompok Pembela Tanah Air (PETA) bersama Kasman Singodimedjo.

Selanjutnya, Sya’mun bergerilya bersama Tentara Keamanan RAkyat (TKR). Ia memperoleh pangkat sebagai Brigadir Jenderal. Bagi masyarakat Banten, nama Sya’mun harum sebagai Bupati Serang pasca-kemerdekan Indonesia. Ia bertugas sebagai abdi negara di kabupaten itu pada 1945-1949. Ia meninggal pada 1949 lantaran sakit setelah memimpin pertempuran di Serang. [red]

Editor: Redaktur-02
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Brigjen KH. Syam'un Dianugerahi Pahlawan Nasional
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top