Selasa, 13 April 2021 |
News Room

Bom di Gereja Samarinda, Gubernur Kalteng: Kita Harus Bersatu Melawan Teror

Senin, 14 Nov 2016 | 22:21 WIB Dibaca: 1247 Pengunjung

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran.*

[NEWSmedia] - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran geram atas kejadian pengeboman di depan gereja Oikumene di Samarinda, Kalimantan Timur. Dia mengajak masyarakatnya untuk bersatu dan tidak takut pada segala bentuk teror.

"Saya menyerukan kepada seluruh rakyat Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah, untuk bersatu melawan segala bentuk teror yang mengancam keutuhan NKRI. Mari kita tunjukkan bahwa rakyat Kalimantan tidak takut," ujar Sugianto dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (14/11/2016).

"Rakyat Kalimantan selalu bersatu di bawah naungan Sang Merah Putih," sambungnya.

Sugianto menyampaikan rasa simpati dan duka kepada korban penyerangan serta jemaah gereja Oikimene. Apa yang dilakukan pelaku merupakan perbuatan keji.

Simak: Soal Bom Samarinda, Ini Reaksi Keras Presiden Jokowi

"Peristiwa tersebut adalah bentuk teror terhadap keberagaman Indonesia dan duka bagi bangsa ini," paparnya.

Sugianto mengatakan terorisme dan radikalisme muncul akibat ketidakadilan ekonomi, diskriminasi hukum, dan sempitnya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu pihaknya bersama rakyat Kalimantan terus berusaha menyejahterakan rakyat.

"Sekarang saatnya, para pemimpin dan rakyat bekerja bahu-membahu menyejahterakan rakyat untuk meminimalkan daya tarik radikalisme, khususnya di tengah generasi muda kita," katanya.

Dia mengatakan keberagaman suku agama dan bahasa di Indonesia adalah anugerah istimewa. Sudah sewajibnya pemimpin dan rakyatnya merawat keberagaman hal itu.

"Karena, hakikat tertinggi dari kemerdekaan dan rasa kebangsaan adalah kemanusiaan. NKRI harga mati," tegasnya. [04]

Penulis: Dtc
Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Bom di Gereja Samarinda, Gubernur Kalteng: Kita Harus Bersatu Melawan Teror

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top