Jumat, 04 Desember 2020 |
News Room

BNN Dukung Kratom Dimasukkan dalam Daftar Narkoba Golongan I

Senin, 04 Nov 2019 | 11:45 WIB Dibaca: 549 Pengunjung

Daun Kratom.*

[NEWSmedia] - Badan Narkotika Nasional (BNN) melarang tanaman Kratom (Mitragyna Speciosa) untuk dijadikan suplemen maupun obat-obatan tradisional. Tanaman tersebut kini masuk dalam narkotika golongan I.

"Mitragyna Speciosa (Kratom) termasuk dalam daftar bahan yang dilarang digunakan dalam suplemen makanan dan obat tradisional," kata Kepala BNN Heru Winarko dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/10/2019).

Heru mengatakan, tumbuhan asal Kalimantan itu mengandung senyawa yang berbahaya bagi kesehatan. Penggunaan kratom dengan dosis rendah bisa berefek simultan dan dosis tinggi dapat menjadi penenang.

"7 OH Mitragynine memiliki efek 13 kali kekuatan morfin yang dapat menimbulkan withdrawal symptoms (sakau), depresi, pernapasan, serta kematian," tuturnya.

Karena alasan itu, lanjut Heru, BNN mendukung Komite Nasional Perubahan Narkotika dan Psikotropika yang mengklasifikasikan tanaman Mitragyna Speciosa (Kratom) sebagai narkotika golongan I yang tidak diperbolehkan dalam medis kesehatan dengan masa transisi 5 tahun.

"Melakukan Sustainable Alternatif Development (pemberdayaan alternatif) tanaman Kratom khususnya di Kalimantan," ucapnya.

BNN juga mendukung dilakukannya sosialisasi dan pencegahan bahaya pemakaian kratom di Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan bersama kementerian terkait.

"Mendorong kementerian terkait agar mempersiapkan kebijakan yang sesuai pasca berakhirnya masa transisi di Indonesia," ucapnya. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

BNN Dukung Kratom Dimasukkan dalam Daftar Narkoba Golongan I
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top