Kamis, 15 November 2018 |
Pariwisata - News Gallery

Besok Gerhana Bulan 100 Tahun Sekali, Ini Tempat Nonton Paling Mantap

Jumat, 27 Jul 2018 | 16:02 WIB Dibaca: 180 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Setelah sempat dihebohkan dengan fenomena Super Blue Blood Moon pada Februari lalu, masyarakat Indonesia akan kembali menyaksikan gerhana bulan total pada 28 Juli mendatang. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menyebut ‘Super Blood Moon’ itu sebagai yang terlama yang terjadi dalam 100 tahun sekali.

Kepala Bidang Diseminasi Lapan, Emanuel Sungging mengatakan, gerhana tersebut baru akan terjadi lagi pada 2100 dengan posisi bulan di tengah-tengah bayangan bumi. Gerhana bulan memang fenomena alam yang terjadi setiap tahun. Pada 28 Juli, bayangan bumi akan menutup bulan hingga menjadi gerhana bulan total.

“Gerhana Bulan merah darah pada 28 Juli mendatang terjadi selama 1 jam 42 menit, sedangkan gerhana bulan biasa sekitar 60 hingga 70 menit,” tutur Emanuel Sungging.

Fenomena gerhana bulan merah darah itu akan terjadi mulai pukul 01.25 hingga 05.19 WIB dengan gerhana total pada pukul 02.30 hingga 04.13 WIB. Sedangkan puncak gerhana akan terjadi pada pukul 03.21 WIB. Emanuel memastikan gerhana bulan aman untuk disaksikan mata secara langsung.

Lalu di mana lokasi terbaik untuk menyaksikan gerhana bulan tersebut? Masyarakat yang berada di Pulau Jawa, khususnya Bandung, bisa dilakukan di Observatorium Bosscha yang berada di Lembang, Jawa Barat.

Bagi Anda masyarakat Yogyakarta, bisa menyaksikan fenomena tersebut di Taman Tebing Breksi, Sleman yang diadakan komunitas Jogja Astro Club. Lewat unggahan di akun Instagram, Jogja Astro Club mengutip biaya registrasi sebesar Rp75 ribu yang mencakup tiket masuk dan parkir; merchandise; makan malam; dan berbagai kudapan.

Kabar gembira buat Anda yang ada di Jakarta. Sebab, Planetarium Jakarta akan menggratiskan tiket masuk mulai Jumat 27 Juli pukul 23.00 sampai Sabtu 28 Juli pukul 06.00 WIB bagi pengunjung. Kegiatan peneropongan akan dilangsungkan di Plaza Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Lapan sendiri juga akan mengadakan pengamatan bersama-sama di Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer (BPAA) Lapan Pasuruan, Jawa Timur, pada 27-28 Juli. Selain pengamatan, Lapan yang bekerja sama dengan komunitas astronomi, menggelar kegiatan bertajuk Lunar Eclipse Camp.

Sebagai informasi, pada waktu yang bersamaan akan terjadi fenomena oposisi Planet Mars di mana planet berwarna merah itu dan bumi berada pada jarak terdekat. Akibatnya, akan tampak seperti bintang kemerahan paling terang di antara bintang-bintang lainnya di langit. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Besok Gerhana Bulan 100 Tahun Sekali, Ini Tempat Nonton Paling Mantap

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top