Kamis, 06 Agustus 2020 |
News Room - Hukum

Berpura-pura Jadi Polisi, 2 Pria di Tangerang Memeras Warga

Selasa, 16 Jun 2020 | 11:53 WIB Dibaca: 2172 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Mengaku sebagai aparat kepolisian, dua pria pengangguran asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, ditangkap Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota Tangerang, setelah melalukan aksi pemerasan terhadap sepasang kekasih di kawasan Taman Pemda Tigaraksa.

 

Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku yang berinisial AF dan AC ini mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polresta Tangerang. Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang AKP Ivan Adhitira mengatakan, kedua pelaku ini selalu memeras sepasang kekasih yang tengah asyik pacaran di taman-taman kawasan setempat.

 

"Aksi ini sudah dilakukan sejak Mei 2020 dan memang pelaku ini mengincar orang yang lagi pacaran pada malam hari, begitu ada target, mereka langsung menghampiri korban untuk memeras atau memalak," kata Ivan, Senin (15/6/2020).

 

Saat menghampiri korbannya, AC dan AF langsung berpura-pura menjadi anggota polisi yang tengah mengadakan razia. Di sanalah, keduanya mencoba menakuti korban, ketika korban berhasil ditakuti, keduanya langsung meminta handphone atau telepon genggam milik korbannya.

 

Dalam aksi itu pun, kedua pelaku tidak menggunakan seragam atau atribut lainnya, hanya mengenakan pakaian biasa saja, namun berlagak seperti polisi. Lalu, mereka juga melakukan tindak kekerasan. Di mana, jika tidak memberikan telepon genggam miliknya, korban akan dipukuli oleh pelaku.

 

"Mereka ini memaksa, sampai-sampai melakukan tindakan kekerasan dengan memukul korban. Lalu, setelah handphone berhasil didapat, kedua pelaku bilang, kalau korbannya ini hendak mengambil, segera datang ke Polresta Tangerang," tutur Kasat Reskrim.

 

Namun, karena korbannya ketakutan, mereka tidak mengambilnya ke Polres Tangerang. Sampai akhirnya, kasus pemerasan ini terungkap dari penangkapan penadah handphone curian.

 

Ivan juga menjelaskan, memang awal mula ungkap kasus ini berdasarkan penangkapan seorang penadah handphone curian yang berinisial S di kawasan Tapos, Tangerang. Yang mana, dari hasil penangkapan pelaku penadah itu, didapati keterangan bila barang elektronik tersebut didapat dari pelaku AC dan AF.

 

"Korban dari AC dan AF ini tidak ada yang melapor ke kami, namun karena kita melakukan penangkapan pada penadah handphone, disanalah kita kembangkan, dan akhirnya menangkap mereka bertiga," ungkapnya..

 

Dari hasil itu, polisi mengamankan satu unit motor milik pelaku AC dan AF yang biasa digunakan untuk beraksi, lalu belasan unit telepon genggam atau handphone dengan berbagai merek yang didapat dari pelaku S.

 

Kini ketiganya harus mendekam di Polresta Tangerang dengan pas0al yang dikenakan yakni Pasal 365 KUHP untuk AC dan AF, sedangkan S dikenakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. [lpt]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Berpura-pura Jadi Polisi, 2 Pria di Tangerang Memeras Warga
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top