Selasa, 07 Juli 2020 |
News Room - Peristiwa

Beras Mengandung Bahan Berbahaya Diduga Beredar di Serang

Senin, 03 Jul 2017 | 19:42 WIB Dibaca: 710 Pengunjung

Ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] – Beras yang diduga mengandung bahan berbahaya ditemukan oleh seorang warga di Serang, Banten. Dugaan tersebut mencuat setelah beras bermerk 'KM' itu dimasak langsung basi dan berair seperti bubur.

Warga yang kedapatan merasa tertipu membeli beras tersebut adalah pasangan Kamid dan Mianah, warga Bumi Mukti Indah blok A9 nomor 11, Ciracas, Kota Serang. Mereka menuturkan,  beras tersebut dibeli di pasar Rau pada Kamis (29/6) lalu untuk konsumsi pribadi.

Keanehan terlihat sekira tiga jam setelah beras tersebut matang. Beras langsung basi dan berair.  Selain itu,  saat proses pencucian tak seperti beras pada umumnya,  air bekas cucian tetap bening,  tidak keruh seperti beras pada umumnya.

“Berasnya bening, kelewat bening. Dites, dibakar nyala,  kalau beras biasa kan bau hangus beras,” ujar Mianah, Senin (3/7/2017).

Tidak sampai disitu, kecurigaan mereka bertambah setelah keesokan harinya. Empat anggota keluarga yang makan nasi tersebut saat sahur puasa syawal merasa pusing dan demam.  

“Semuanya demam, makanya pas hari itu yang puasa saya suruh batal aja,” katanya.

Sementara Kamid menjelaskan, ia menduga beras tersebut adalah beras lama yang kemudian dicampur pemutih. atau ada kemungkinan adalah beras plastik seperti yang ramai diberitakan beberapa waktu lalu.

“Sudah tiga kali dimasak,  kita bandingkan dengan beras yang kita beli dari warung, ya beda,” ujar Kamid.

Mengetahui ada keanehan,  Kamid pun memutuskan untuk menukar beras tersebut kepada penjual. “Karena ada keperluan katering juga waktu itu,  kita tukar kemarin,  hari Minggu. Dikasih sama penjualnya,” katanya.

Sementara itu,  Kasat Reskrim Polres Serang AKP Richardo Hutasoit saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi keluhan tersebut,  namun saat diperiksa ke lokasi, pasar Rau,  beras yang dikeluhkan tidak ada di toko yang bersangkutan.

“Susah juga kalau gak ada barang bukti.  Belum laporan, baru keluhan,  terus berasnya ditukar ke penjual,  saat kita tukar sudah tidak ada lagi berasnya,” ujar Richardo. [Red/rbo]

Penulis: Red/rbo
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Beras Mengandung Bahan Berbahaya Diduga Beredar di Serang

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top