Jumat, 03 Juli 2020 |
News Room - Politik

Bawaslu dan KPK Bekerja Sama Awasi Pilkada Serentak 2018

Rabu, 11 Okt 2017 | 12:29 WIB Dibaca: 456 Pengunjung

konferensi pers di KPK, Selasa, (10/10/ 2017).*

[NEWSmedia] - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjalin kerja sama untuk mengawasi pemilihan kepala daerah serentak 2018. Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, hal itu menjadi prioritas KPK untuk mencegah korupsi agar pilkada berlangsung bersih dan transparan.

"Bagi KPK, di tengah proses hukum banyak kepala daerah, mencegah hal tersebut tidak terjadi lagi, proses penyelenggaraan pilkada yang jauh lebih baik tentu penting," ujarnya dalam konferensi pers di KPK, Selasa, 10 Oktober 2017.

Bawaslu membutuhkan bantuan KPK untuk mengawasi, mencegah, dan menindak pelanggaran pidana pemilu. Bantuan itu di antaranya untuk mengawasi kegiatan politik transaksional, politik uang terhadap pemilih, dan dana kampanye. "Kami harus mengawasi persoalan politik transaksional,” kata Ketua Bawaslu Abhan.
 
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan hasil kajian menunjukkan betapa sulitnya proses pilkada lepas dari politik transaksional. Karena itu, kata Saut, KPK mendukung langkah Bawaslu dalam menciptakan proses pemilihan yang bersih. "Kami ingin bisa mendampingi Bawaslu membangun pesta demokrasi minim transaksional,” ujarnya.
Baca juga:
Pilkada Rawan Politik Uang, Pelaku akan Dijerat Pidana

Menurut dia, masa depan Indonesia ditentukan dari bagaimana Bawaslu bekerja. “Itu harapan kita," ucapnya.
KPK dan Bawaslu juga akan melanjutkan kerja sama untuk mengawasi pemilihan legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden pada 2019. [tmp]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Bawaslu dan KPK Bekerja Sama Awasi Pilkada Serentak 2018
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top