Selasa, 17 Juli 2018 |
News Room - Banten Memilih

Bawaslu Banten Temukan Ribuan Pemilih Fiktif

Kamis, 29 Des 2016 | 11:30 WIB Dibaca: 683 Pengunjung

petugas banwaslu saat meminta konfirmasi terkait pemilih fiktif.*

SERANG, [NEWSmedia] - Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai Daftar Pemilih Tetap (DPT) terhadap calon kepala daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten langsung terjun ke lapangan untuk mensosialisasikan dan mengantisipasi terdapatnya pemilih fiktif pada gelaran pemilihan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2017.

Setelah melakukan sosialisasi, temuan di lapangan Bawaslu mendapatkan sejumlah temuan yang sangat mengagetkan, yaitu banyaknya pemilih fiktif yang masuk dalam DPT. Di dalam satu Rukun Warga (RW) yang di huni oleh 800 kepala keluarga, terdapat 400 kepala keluarga lebih yang merupakan pemilih fiktif. Hal tersebut ditemukan Bawaslu di lingkungan RW 05, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang.

Bawaslu memperkirakan, di Provinsi Banten terdapat ribuan pemilih fiktif yang masuk dalam DPT. Tidak hanya pemilih fiktif, sebagian besar warga belum mengetahui nama mereka sudah atau belum masuk tercantum dalam DPT sebagai calon pemilih, hal ini terjadi karena kurangnya sosialisasi dan arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)Provinsi Banten.

Terkait temuan tersebut, Komisioner Bawaslu Banten, Eka Satyalaksmana berpendapat bahwa akan timbul kerawanan dalam Pilkada Banten nantinya. Karena sebagian warga yang tidak tercantum dalam DPT terancam kehilangan hak suaranya.
 
“Kami sarankan kepada KPU dan jajarannya untuk memperbaiki kinerja pada tahapan berikutnya, yakni pada saat pendaftaran DPT tambahan. Termasuk mensosialisasikan pengumuman DPT kepada masyarakat semaksimal mungkin,” tegasnya.
 
Eka menghimbau kepada masyarakat Banten khsusnya yang belum tercantum dalam DPT agar secepatnya melapor kepada PPS melalui ketua RT dan RW masing–masing, dan akan dimasukan pada daftar pemilih tetap tambahan yang akan diumumkan pada pertengahan januari 2017 mendatang.
 
“Untuk warga yang belum terdaftar dalam DPT, agar secepatnya melapor kepada RT/RW masing – masing, agar tidak terbuang hak pilihnya dalam Pikada Banten 2017 mendatang,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 05 Safrudin mengatakan bahwa nama yang tercantum dalam DPT di tempatnya, sebagian besar sudah tidak berdomisili di lingkungannya. 
 
“Kebanyakan warga sini bukan asli warga Cipare, melainkan pendatang yang menetap dilingkungan Cipare,” katanya. 
 
Data dari Bawaslu, jumlah DPT di Provinsi Banten yang telah ditetapkan adalah sebanyak 7.734.485, sedangkan jumlah pemilih yang belum memiliki KTP Elektronik sebanyak 88.599 ribu jiwa. [firman/03]

Penulis: Firman Arief
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Bawaslu Banten Temukan Ribuan Pemilih Fiktif
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top