Selasa, 17 September 2019 |
News Room - Politik - Banten Memilih

Bawaslu Banten Beri Peringatan Kepada Petahana Soal Kampanye

Jumat, 12 Agt 2016 | 10:56 WIB Dibaca: 567 Pengunjung

Billboard salah satu calon Gubernur.

SERANG, [NEWSmedia] – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Banten memberikan peringatan kepada bakal calon kepala daerah incumbent terkait dengan pelaksanaan kampanye.

Peringatan ini ditujukan kepada kepala daerah yang kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur atau Wakil Gubernur Banten agar tidak semena-mena memanfaatkan jabatan dan fasilitas serta program pemerintah untuk dijadikan kendaraan politik dan mealakukan kampanye terselubung. Apalagi meminta masyarakat untuk memilihnya pada Pilkada 2017.

Menurut Pelaksana Harian Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Eka Satyalaksmana saat ditemui NEWSmedia di Kantor KPU Banten, Kamis (11/8/2016), menyebutkan bahwa kepala daerah incumbent dilarang mencuri start kampanye dan dilarang memanfaatkan fasilitas negara.

“Aturan tentang masa kampanye, terutama alat peraga, dimulai setelah memasuki tahapan pencalonan, tapi sebelum tahapan, banyak juga yang telah melakukan sosialisasi itu, nah apakah itu masuk kedalam kategori kampanye? menurut kami hal itu sudah termasuk kampanye.” tegasnya, Lanjut Eka, menyikapi hal tersebut, pihak Bawaslu Banten untuk sementara ini hanya bisa memberikan peringatan.

“Kami kira Rekan-rekan di KPU Banten juga sama dengan kami, masih merumuskan peraturan tentang jalannya kampanye,” Ujarnya.

Ia mengatakan, Bawaslu Banten juga meminta kepada mereka balon incumbent untuk melarang dan tidak menggerakkan Pegawai Negeri Sipil yang notabene sebagai Aparat Sipil Negara, untuk turut serta ikut berpolitik langsung.

“hal Ini mengacu pada Undang-undang nomor 10 tahun 2016, pasal 70 dan 71 tentang Pemilihan Kepala Daerah,” tuturnya.

Yang menjadi sorotan dan perhatian Bawaslu saat ini adalah, media sosialisasi seperti billboard besar yang terpampang di beberapa titik jalan di Provinsi Banten.

“Kepala daerah dilarang menggunakan program pemerintah untuk kegiatan pemilihan, kalau ada kepala daerah yang terindikasi menggunakan itu, ini yang akan menjadi sorotan kita. Kita sudah diminta oleh Bawaslu RI untuk melakukan kajian,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, saat ini pihaknya sedang menginventarisir melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk mencari titik-titik jalan yang digunakan sebagai media sosialisasi tetsebut.

“Dalam aturan itu hanya untuk kepala daerah saja, yang dilarang untuk menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih,” tegasnya. [Ahi/03]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Redaktur-02
Publisher: newsmedia.co.id
Bagikan:

KOMENTAR

Bawaslu Banten Beri Peringatan Kepada Petahana Soal Kampanye
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top