Jumat, 03 April 2020 |
Pariwisata - News Gallery

Batu Manten Gunung Taruwongso Sukoharjo Solusi Liburan bagi Jomblo

Rabu, 07 Mar 2018 | 16:01 WIB Dibaca: 1038 Pengunjung

Batu Manten wisata Sukoharjo.*

[NEWSmedia] - Pemandangan alam selalu menjadi alternatif terbaik untuk sekadar melepas penat. Embusan angin saat berada di lingkungan terbuka seolah membuat setiap insan merasa tenang dan dimanjakan.

Kota Makmur ini masih memiliki sejumlah potensi wisata yang tak habis ditelusuri. Salah satunya adalah Gunung Taruwongso yang berada di Desa Thengklik, Kecamatan Tawangsari."

Jangan bayangkan gunung ini memiliki ketinggian di atas 2.000 meter seperti Gunung Merapi atau Merbabu. Taruwongso lebih tepat disebut bukit yang dikelilingi hutan konservasi.

Berdasarkan cerita turun temurun, orang pertama yang menemukan Gunung Taruwongso bernama Banjaran, seorang pangeran keturunan selir Majapahit. Banjaran berkelana hingga akhirnya menetap di gunung tersebut. Konon, Pangeran Banjaran masih bersaudara dengan Kyai Ageng Sutowijoyo, putra Raja Majapahit terakhir, Brawijaya V.

Pangeran Banjaran ini kelak dimakamkan di Gunung Taruwongso, sedangkan saudaranya dikebumikan di Gunung Majasto. Gunung Majasto juga berada di Kecamatan Tawangsari, tepatnya di Desa Majasto. Kedua makam tersebut hingga saat ini masih ramai dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah.

Berbekal GPS dan sepeda motor,.Gunung Taruwongso sangat mudah ditemukan. Akses penghubung antar kabupaten dan provinsi membuat jalan menuju bukit cukup halus dan rata. Berkendara menuju Jalan Raya Tengklik yang menyambungkan antara Weru, Cawas, Kelir dengan Sukoharjo Kota.

Tak sampai satu jam untuk tiba di bukit ini. Bagi pengendara sepeda motor, kendaraan dapat langsung diparkir tepat di bagian depan tangga. Sementara untuk yang bermobil, perlu sedikit berjalan kaki menuju tangga sesudah dari parkiran. Kedatangan saya pada senja hari membuat petugas parkir maupun penjaga loket sudah lebih dulu pulang.

Sejak belasan tahun lalu pemerintah telah membangun tangga beton menuju puncak bukit. Sayangnya, tangga tersebut tak luput dari ulah para vandal. Coretan berbagai warna dan ukuran hampir memadati seluruh permukaannya.

Seusai berjalan menaiki tangga sekitar lima menit, akhirnya menyentuh Puncak Taruwongso. Di puncak bukit tersebut terdapat gardu pandang dan tumpukan bebatuan. Dari sinilah sejumlah pemandangan indah menyapa mata.

Kompleks perkampungan Kabupaten Sukoharjo dan hamparan sawah yang hampir menguning menjadi beberapa di antaranya. Birunya gunung kembar Merapi dan Merbabu juga tampak dari posisi tersebut. Lewat sudut itu pula saya dimanjakan oleh panorama bukit kars Geopark Gunung Seribu.

Menurut informasi di puncak inilah terdapat mitos keberadaan Batu Manten. Dua buah batu kapur itu konon dipercaya mampu menjadi solusi bagi para jomlo.

Bagi mereka yang percaya, siapapun yang telah lama seorang diri bisa mendapatkan jodoh seusai berkunjung ke batu itu. Namun bagi yang tidak percaya, dua batu ini bisa menjadi background selfie menarik.

Selain Batu Manten, ada pula deretan bebatuan unik lain seperti  Batu Gajah, Batu Kandang, Batu Pecak, Batu Gua, Batu Gebyok, dan Batu Amben. Gunung Taruwongso juga memiliki tujuh mata air atau sendang.

Tujuh sendang itu yakni Sendang Jaya Kusuma, Sendang Sikapa, Sendang Clarat, Sendang Cahyawati, Sendang Gendong, dan dua mata air bernama Sendang Kembar. [okz]

Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

LAINNYA

Destinasi Solo Traveling Terbaik di Tahun 2020
Jumat, 17 Jan 2020 | 18:15 WIB
Destinasi Solo Traveling Terbaik di Tahun 2020
Situs Banten Girang Perlu Perhatian
Kamis, 26 Des 2019 | 17:21 WIB
Situs Banten Girang Perlu Perhatian

KOMENTAR

Batu Manten Gunung Taruwongso Sukoharjo Solusi Liburan bagi Jomblo
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top