Jumat, 23 Oktober 2020 |
News Community

Bapomi Jadi Tulang Punggung Pembinaan Atlet di Provinsi Banten

Rabu, 21 Des 2016 | 08:08 WIB Dibaca: 1463 Pengunjung

Pembina Bapomi Banten Sholeh Hidayat (kiri) menyerahkan pataka bendera pelantikan kepada Ketua Umum Bapomi Banten Suherna dalam acara pelantikan pengurus Bapomi Provinsi Banten, Selasa (20/12/2016).*

SERANG [NEWSmedia] - Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Provinsi Banten memiliki tugas dan tanggungjawab untuk memperkuat pembinaan para atlet di Provinsi Banten yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa.

Menurut Ketua Umum KONI Provinsi Banten, Rumiah Kartoredjo, sebanyak 70 persen atlet di Provinsi Banten berasal dari perguruan tinggi. Ia berharap, tugas pembinaan terhadap para atlet di Banten yang didominasi kalangan mahasiswa, juga dilakukan oleh pengurus Bapomi.

“Sekitar 70 persen atlet berasal dari perguruan tinggi, sehingga kami sangat berharap kerja keras dari Bapomi Banten untuk melakukan pembinaan secara menyeluruh,” kata Rumiah Kartoredjo saat menghadiri pelantikan pengurus Bapomi Provinsi Banten periode 2016-2019, Selasa (20/12/2016).

Mantan Kapolda Banten ini juga mengungkapkan, pembinaan olahraga terhadap mahasiswa di Indonesia belum berjalan dengan baik. Hal itu disebabkan karena masih banyak pengurus Bapomi di daerah yang kurang maksimal melakukan pembinaan, sehingga atletnya minim prestasi.

“Semoga Bapomi Banten mampu menghadapi tantangan tersebut,” ucap Rumiah.

Sementara itu, Ketua Umum Bapomi Banten, Suherna berjanji akan melakukan pemberdayaan terhadap atlet di seluruh perguruan tinggi di Banten secara maksimal.

“Pembinaan meningkatkan prestasi para atlet tidak hanya untuk kejuaraan nasional, tetapi juga pada ajang olahraga regional bahkan internasional,” kata Suherna saat sambutan di acara pelantikan.

Menurut Suherna, Bapomi Banten perlu menerapkan paradigma baru dalam upaya pembinaan atlet mahasiswa di Provinsi Banten.

“Pembinaan akan diarahkan untuk meraih prestasi, bukan sekadar sebagai wahana penyaluran hobi. Selain itu juga akan diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang berkarakter,” ujar Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa ini.

Suherna menyatakan, pembinaan akan dilakukan secara merata di seluruh perguruan tinggi di Banten. Artinya, Bapomi Banten tidak akan melakukan sentralisasi dalam proses membangun mahasiswa berprestasi.

Misalnya, untuk pengiriman atlet dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), Bapomi Banten tidak mengambil kontingen atau tim dari perguruan tinggi yang unggul dalam cabang tertentu, tetapi diseleksi secara merata.

“Perguruan tinggi yang kuat akan menjadi koordinator rutin latihan untuk memperkuat prestasi dan keterampilan para atlet,” terangnya. [ifal]

Penulis: Syahrifal Fahlevi
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Bapomi Jadi Tulang Punggung Pembinaan Atlet di Provinsi Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top