Jumat, 22 September 2017 |
News Room - Pemerintahan

Banten Darurat Radikalisme dan Narkoba, Kominda Gelar Rapat Tertutup

Selasa, 18 Jul 2017 | 17:24 WIB Dibaca: 318 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy usai rapat tertutup dengan Kominda di Hotel Le-Dian, Kota Serang, Selasa (18/7/2017)

SERANG, [NEWSmedia] - Pemerintah Provinsi Banten bersama Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) menggelar rapat tertutup di Hotel Le Dian Kota Serang, Selasa (18/7/2017). Pembahasannya terkairt antisipasi tindakan dan paham radikal yang berkembang di masyarakat serta peredaran narkoba di wilayah Banten.

Pertemuan terbatas yang juga dihadiri unsur Kejaksaan, MUI dan Kasatgas Densus 88 Wilayah Banten dan Jakarta tersebut difokuskan membahas kejadian besar seperti penangkapan terduga teroris, suhu politik menjelang Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 serta penangkapan 1 ton narkoba jenis sabu di Anyer, Kabupaten Serang, Banten yang terjadi pekan lalu.

"Bukan hanya terorisme, tapi juga peredaran gelap narkotika dan stabilitas suhu politik," kata Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy kepada awak media usai pertemuan terbatas tersebut.

Ia mengatakan, pertemuan itu juga, sebagai penguatan koordinasi Pemprov Banten dengan Kominda, agar Banten lebih kondusif dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Untuk menguatkan seluruh elemen intelejensi di Banten dan untuk mencegah radikalisme," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal, di antaranya meningkatkan bersinergi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak berwenang yang terkait dengan permasalahan-permasalahan tersebut.

"Koordinasi antar pihak berwenang, intelejensi salah satu tulang punggung, bisa bersinergi menjaga koordinasi di lapangan," imbuhnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Banten Darurat Radikalisme dan Narkoba, Kominda Gelar Rapat Tertutup

BERITA TERKAIT

Top