Sabtu, 23 Januari 2021 |
News Room - Hukum

Banten Belum Terbebas Dari Pelaku Kejahatan Seks Anak

Selasa, 09 Mei 2017 | 14:42 WIB Dibaca: 1048 Pengunjung

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait

SERANG [NEWSmedia] - Provinsi Banten dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ini, belum terbebas dari pelaku kejahatan seks terhadap anak. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyebutkan Banten berada dalam darurat kejahatan seksual anak tertinggi ke sembilan di Indonesia.

"Di Banten secara keseluruhan masuk kedalam urutan sembilan dari 34 provinsi yang ada di Indonesia yang banyak terjadi pelanggaran terhadap anak, dimana 52,7 persen itu adalah kejahatan seksual," kata Ariest Merdeka Sirait, usai menjadi pemateri di acara Dialog Publik DPD KNPI Provinsi Banten, di Jalan Bhayangkara, Kota Serang. Selasa, (9/5/2017).

Ia mengungkapkan, ada banyak kendala dalam upaya memberikan perlindungan terhadap anak untuk terlepas dari kejahatan seksual di Banten.

"Ada kendala dari partisipasi masyarakat yang sangat lemah, membiarkan terjadinya kejahatan seksual dilingkunganya tanpa menganggap itu sebagai problem bersama," katanya.

Faktor utama terjadinya kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak, lanjut Ariest, adalah pornografi, miras, narkoba, dan gaya hidup.

"Pertama pencetusnya itu pornografi, minuman keras, narkoba dan lain sebagainya. Lalu yang kedua, gaya hidup, gaya hidup yang sekarang ini kita sudah menempatkan teknologi sebagai candu, jadi saya rasa perlu menggunakan teknologi itu secara sehat," terangnya.

Ia menghimbau agar masyarakat di Provinsi Banten untuk kembali memberikan pembelajaran spiritual dan nilai-nilai agama kepada anak saat dirumah.

"Ya seperti solat berjama'ah bersama keluarga atau yang lainya. Saya kira interaksi anak dengan orang tua yang memberikan pemahaman spiritual dan nilai nilai agama itu sangat penting," pungkasnya. [Ifal]

Penulis: Syahrifal
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Banten Belum Terbebas Dari Pelaku Kejahatan Seks Anak
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top