Selasa, 24 Oktober 2017 |
News Room - Peristiwa - Pendidikan

Banjir Baros, SDN Tamansari Tetap Laksanakan UN

Rabu, 10 Mei 2017 | 13:20 WIB Dibaca: 490 Pengunjung

Relawan dan Murid SDN Tamansari membersihkan lumpur akibat Banjir Baros beberapa waktu yang lalu. *

SERANG [NEWSmedia] - Meski kondisi ruang kelas yang tidak memadai akibat terkena banjir, Sekolah Dasar Negri (SDN) Tamansari, Desa Tamansari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, akan tetap melaksanakan ujian nasional (UN) yang jatuh pada tanggal 15 mei 2017 mendatang.

Meski kondisi sekolah yang kurang mendukung, pihak sekolah tetap optimis bisa melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar serta UN walau dengan kondisi serba terbatas.

"Yang pasti dengan segala keterbatasan kita yah, karna kan kita baru saja kena musibah. Tapi kita tetap optimis untuk melaksanakan UN disini," kata kepala sekolah SDN Tamansari, Ali saat ditemui NEWSmedia diruang kerjanya. Rabu, (10/5/2017).

Ia mengungkapkan, untuk pelaksanaan ujian nasional (UN) akan menggunakan dua ruang kelas yang masih utuh dan satu ruang guru.

"Ada dua ruang kelas yang Alhamdulillah masih utuh terus sama satu ruang guru yang siap buat pelaksanaan UN nanti," ungkapnya.

Sebelumnya, dua ruang kelas tersebut di lumuri oleh banjir yang disertai lumpur setinggi 30 sentimeter.

"Dari kemarin kita semua siswa siswi, guru guru terus dibantu sama BPBD Kabupaten Serang dan para relawan Alhamdulillah kelas yang tadinya ada lumpur setinggi lutut orang dewasa itu sekarang sudah bersih," terangnya.

Ia berharap, musibah yang menimpa SDN Tamansari tersebut menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Serang.

"Harapan pasti selalu ada, mudah mudahan ibu Bupati Serang dan unsur pemerintahan yang lain bisa cepat membangun kembali dua ruangan yang ambruk sehingga belajar mengajar disini tidak terganggu," pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, bahwa Pemkab Serang akan mengupayakan bantuan untuk para korban banjir di baros.

"Terutama bangunan sekolah yang ambruk, kita pasti upayakan membantu dari dana tak terduga, nanti dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan. Tapi yang jelas dari pihak kecamatan saya minta juga untuk membuat berita acara bencana alamnya agar bantuan melalui pemerintah ini bisa lebih cepat realisasinya," ujarnya.

Selain mengenai sekolah, Tatu juga menyebutkan bahwa musibah banjir ini akibat dari kerusakan alam yang dilakukan oleh oknum yang menggunduli hutan dan pegunungan yang ada di sekitarnya.

"Musibah di Kabupaten Serang ini beruntun, di Anyer, cinangka, Binuang, sama kemarin ini di Baros. Nah ini juga jadi catatan, kenapa ketika air besar itu kok lumpur ikut turun, berarti di dataran atas itu gundul kan. Nah, ini perlu dipahami juga oleh masyarakat," kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah di Pendopo Pemkab Serang. Senin, (8/5/2017).

Ia meminta, agar masyarakat Kabupaten Serang dapat belajar dari musibah banjir yang terjadi baru-baru ini.

"Saya ingin masyarakat juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar dan juga menjaga lingkungan sekitar, supaya saat hujan turun tanah juga tidak ikut turun," imbuhnya. [Ifal]

Penulis: Syahrifal Fahlevi
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Banjir Baros, SDN Tamansari Tetap Laksanakan UN
Top