Sabtu, 23 Juni 2018 |
News Room

Bahas Pembangunan di Banten, BI dan Kementerian Soroti Infrastruktur

Kamis, 21 Des 2017 | 17:28 WIB Dibaca: 237 Pengunjung

Deputi Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, Gubernur Banten, Wahidin Halim dan beberapa perwakilan Kementerian saat Jumpa Pers di Kantor BI Banten, Kamis (21/12/2017).*

SERANG, [NEWSmedia] - Bank Indonesia (BI) dan perwakilan beberapa kementrian bersama pemerintah Provinsi Banten menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Ekonomi Daerah di Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten, Kamis (21/12/2017).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Deputi Bank Indonesia, Rosmaya Hadi, perwakilan Menko Kamaritiman, Kementerian PUPR, Kementerian Pariwisata dan Kementerian PDT dan Kepala daerah di Provinsi Banten.

"Ada enam kesepakatan yang diambil dalam rapat tadi, salah satunya mendorong kerjasama pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar pedesaan, berupa penyediaan tenaga listrik, sarana dan prasarana fasilitas umum, seperti sekolah, rumah sakit, penyediaan air bersih dan MCK kawasan pedesaan dan daerah wisata," kata Deputi Bank Indonesia, Rosmaya Hadi kepada awak media.

Ia mengungkapkan, sektor pariwisata adalah potensi yang akan digenjot dalam strategi pembangunan Provinsi Banten ke depan, sbab menurutnya, pengembangan destinasi desa wisata berbasis pertanian (agrowisata)dan geopark, serta wisata bahari yang dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

"Integrasi dan penguatan branding wisata serta promosi logo Pesona Indonesia dan Exciting Banten dengan penguatan konektivitas digital, serta penggunaan teknologi informasi dan e-commerce dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung tumbuhnya sektor ekonomi potensial," imbuhnya.

Ia menuturkan, dalam rencana pembangunan jangka menengah panjang, pihaknya merencanakan untuk percepatan penyelesaian pembangunan Bendungan
Kariandan dan Bendungan Sindang Heula serta optimalisasi penggunaan infrastruktur yang telah ada
seperti reaktivasi konektivitas jalurkereta Rangkasbitung-Labuan dan Saketi-Bayah.

"Selain itu, industri baja, petrokimia dan agro industri juga akan didorong lebih baik di tahun-tahun kedepan, Banten bagian utara perlu fokus untuk terus
memperkuat sektor industri baja, petrokimia, tekstil, alaskaki dan agro industri sawit yang saat ini menjadi industri strategis dan kompetitif nasional," jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku kembali bergairah untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Banten sebab menurutnya, Rakor tersebut juga sangat strategis untuk rencana pembangunan di Banten.

"Forum ini sangat strategis dan penting untuk percepatan pembangunan Banten, ini akan menjadi perhatian khusus, mudah-mudahan forum ini tidak hanya mendorong tapi juga mempercepat," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Bahas Pembangunan di Banten, BI dan Kementerian Soroti Infrastruktur
paslon 1 paslon 2 paslon 3 NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top