Minggu, 27 September 2020 |
News Room - Banten Memilih

Awas! Tiga Instansi Siap Menindak Pelanggaran Hukum di Pilkada Banten

Jumat, 21 Okt 2016 | 16:13 WIB Dibaca: 1475 Pengunjung

Foto ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten bersama Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten akan berbaur dalam satu wadah bernama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) yang akan menindak berbagai pelanggaran hukum di Pilkada Banten.

Untuk Kejati Banten, ada sekitar 20 orang jaksa yang dilibatkan di dalam Sentra Gakkumdu Pilkada Banten. Kemudian untuk Polda Banten menugaskan 12 personel. Sementara untuk Bawaslu menerjunkan staf bidang kajian hukum yang melekat pada tiga pimpinan Bawaslu.

Koordinator Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Banten, Septi Anggraeni mengatakan, meskipun kewenangan laporan pelanggaran Pilkada ada di ranah Bawaslu, namun kejaksaan akan memfasilitisasi setiap laporan yang mengarah pada tindak pidana.

"Jaksa khusus di seluruh wilayah Kejati Banten ada sekitar 20 orang. Kami seiring bersama dua instansi lainnya (Bawaslu dan Polda)," kata Septi ditemui usai rapat koordinasi dengan Bawaslu dan Polda Banten di Le Dian Hotel Kota Serang, Jumat (21/10/2016).

Kejaksaan akan menindaklanjuti setiap pelaporan pelanggaran hukum dan memproses sampai tahap penuntutan yang melibatkan pihak-pihak dari Bawaslu dan Polda Banten.

"Ini kan waktunya mepet, penyidikan dikasih waktu 14 hari, dan jaksa tiga hari utnuk meneliti berkas. Mustahil selesai kalau kami bertiga tidak berkaloborasi," ujarnya. 

Sementara, Direktur Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Pol Aldrin Hutabarat mengatakan, untuk pembentukan sentra Gakkumdu Pilkada Banten 2017, kepolisian akan menugaskan 12 orang penyidik yang diambil dari polres-polres di wilayah hukum Polda Banten.

"Seluruh Banten kan ada lima polres, masing-masing polres ada kasat, kanit atau dua sampai tiga penyidik, sesuai dengan kebutuhan," kata Aldrin.

Aldrin berharap, selama pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Provinsi Banten ini tidak terjadi tindak pidana. Kalaupun, Polda Banten bersama Bawaslu dan Kejati Banten akan mengusut sampai tuntas. 

"Kalau pelanggaran bersifat administrasi, akan diteruskan kepada KPU Banten, kode etik berkaitan dengan DKPP, dan tindak pidana akan digodog oleh penyidik sampai pengadilan. Di sinilah peran dari Sentra Gakkumdu dalam mengawal pesta demokrasi di bidang penegakan hukum," ujarnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Awas! Tiga Instansi Siap Menindak Pelanggaran Hukum di Pilkada Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top