Sabtu, 24 Oktober 2020 |
News Room

Astagfirullah, Mushalla di Kota Serang Dijadikan Tempat Kumpul Pemandu Lagu

Kamis, 14 Des 2017 | 07:01 WIB Dibaca: 1861 Pengunjung

Ruangan 'Musholla' yang dijadikan tempat berkumpul para pemandu lagu di salah satu tempat karaoke di Kota Serang, Rabu (12/12/2017) malam.

SERANG, [NEWSmedia] - Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Serang bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4 Serang melakukan operasi cipta kondisi di beberapa tempat di wilayah hukum Polres Serang Kota, di antaranya di Kepandaian, Legok dan Jl. Lingkar Selatan, Rabu (13/12/2017) malam.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Serang Kota, AKP Olan Banuara mengatakan, dari beberapa tempat tersebut, ada salah satu ruangan dengan tulisan 'Mushola' di salah satu tempat karaoke di Kota Serang, yang dijadikan sebagai ruangan untuk berkumpulnya para pemandu lagu.

"Tadi ada salah satu ruangan di Jim's Cafe & Karaoke, di situ ada ruangan berupa Mushalla yang dijadikan tempat berkumpulnya pemandu lagu, selayaknya bukan untuk itu, ternyata itu hanya kamuflase," kata Olan kepada awak media.

Meski demikian, lanjut Olan, pihaknya hanya memeriksa identitas para pemandu lagu itu dan memberikan peringatan kepada pemilik tempat karaoke tersebut.

"Kita dapat laporan dari masyarakat yang meresahkan dan banyaknya tempat karaoke atau tempat makan yg dijadikan karaoke yang tidak punya izin dan di situlah laporan masyarakat yang kita tindaklanjuti," ungkapnya.


Para pemandu lagu yang berada di dalam ruangan dengan tulisan 'Mushola'.

Selain itu, ia juga menuturkan,pada operasi cipta kondisi tersebut, pihaknya berhasil menyita ratusan minuman beralkohol yang tidak mempunyai izin.

"Dari sembilan tempat, dari gabungan berbagai jenis minuman, jumlahnya 594 botol yang terdapat di wilayah hukum Polresta Serang Kota," ungkapnya.

Ia menegaskan, setelah minuman beralkohol tersebut disita, pihaknya akan menindak-lanjuti para pemilik minuman haram itu sampai proses pengadilan.

"Sesuai dengan Perda, kadar alkohol yang diatas 0,01 persen itu dilarang, ini kan tujuannya untuk menciptakan kemanan dan ketentraman bagi masyarakat dan juga untuk meminimalisir penyakit masyarakat, jadi kita sita," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Astagfirullah, Mushalla di Kota Serang Dijadikan Tempat Kumpul Pemandu Lagu
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top