Rabu, 03 Juni 2020 |
News Room - Sosok

Apa Kata Ulama Kondang Zakir Naik soal Al-Maidah 51

Jumat, 31 Mar 2017 | 19:29 WIB Dibaca: 821 Pengunjung

Zakir Naik usai menemui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di gedung parlemen, Senayan Jakarta. Jumat (31/3/2017),

JAKARTA, [NEWSmedia] - Ulama kondang asal India, Zakir Naik, hari ini menemui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di gedung parlemen, Senayan, Jakarta. Zakir bicara soal Islam dan toleransi.

Zakir Naik, yang tiba di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (31/3/2017), mengaku sangat senang berkunjung ke Indonesia. Ini karena Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia.

Seusai pertemuan, Zulkifli mempersilakan awak media bertanya kepada Zakir. Dalam sesi tanya jawab tersebut, salah seorang wartawan bertanya soal tafsir Surat Al-Maidah 51.

Apa kata Ustaz Zakir soal tafsir Surat Al-Maidah ayat 51 ? Zakir tentu saja menjawab pertanyaan itu. Berikut ini jawaban lengkap Zakir soal tafsir Al-Maidah 51 :

Apa pendapat Anda soal Al-Maidah 51?

Al-Maidah 51 jelas jelas menyampaikan bahwa biarkan umat yang percaya. Tidak berteman dengan Yahudi, karena mereka hanya bersahabat dengan dirinya sendiri.

Itu tidak berarti kita tidak boleh berbicara dengan mereka. Itu artinya, apabila kita menjaga persahabatan, itu tidak masalah. Namun sebagai pelindung, apabila kita Islam untuk mencari perlindungan kepada Allah dan yang mempercayai Allah.

Alquran, bila kita bisa berbaik sangka, kita harus berbaik, kita harus bisa membantu. Akan tetapi, untuk pelindung, sebagai pelindung, ada banyak ayat lainnya juga di Alquran. Umat yang percaya sebagai teman dan pelindung, jadi ada dua opsi. Untuk sebagai pelindung, Alquran bilang hanya muslim saja. Karena apabila kalau tidak melakukan hal ini, kita tidak dapat bantuan dan pertolongan.

Di ayat lainnya di Alquran, barang siapa yang percaya untuk sebagai pelindung, apabila kita melakukannya, kita memberikan bukti kepada Allah SWT. Ada banyak sekali ayat dan kita bisa bahas ini. Jadi teman membantu tidak masalah. Berbuat baik tidak masalah. Kita tidak boleh berbuat kejahatan.

Alquran bilang bahwa Allah melarang berbuat tidak adil kepada nonmuslim. Apabila mereka mengusir kita dari rumah, maka kita tidak bisa…

Jadi Islam menganjurkan berbuat baik kepada nonmuslim. Tapi untuk perlindungan, apabila ada pilihan orang Islam, untuk perlindungan, untuk kepemimpinan, yang muslim jauh lebih baik daripada nonmuslim. [dtc]

Penulis: Dtc
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Apa Kata Ulama Kondang Zakir Naik soal Al-Maidah 51

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top