Rabu, 18 Juli 2018 |
News Room

Antasari Azhar Bebas 10 November, Keluarga Gelar Pesta di Lapas Tangerang

Minggu, 06 Nov 2016 | 16:15 WIB Dibaca: 1097 Pengunjung

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang menjadi terpidana kasus pembunuhan pada 2009. (Foto: RMOL)

TANGERANG, [NEWSmedia] - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar akan mengakhiri masa tahanan di Lapas Kelas I Tangerang. Terpidana kasus pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasruddin Zulkarnaen itu akan bebas bersyarat dan keluar dari tahanan pada 10 November mendatang.

Pengacara Antasari, Boyamin Saiman mengatakan, dirinya telah menemui kliennya untuk membicarakan perihal pembebasan.

“Sebelum bebas tanggal 10 (November), besok tanggal 7 ada acara syukuran bakar satu ekor kambing,” kata Boyamin di Lapas Kelas I Tangerang, Minggu (6/11/2016).

Selanjutnya, pada 8 November, diadakan pengajian di dalam lapas bersama para narapidana dan petugas di Lapas Kelas I Tangerang. Sebagai acara hiburan, akan ada penampilan kesenian marawis dan barongsai.

“Kemudian tanggal 9 (November) kami ke Kantor Kanwil Lapas di Serang, Banten, untuk mengurus segalanya pada pembebasan tanggal 10 nanti,” ujarnya.

Menurut Boyamin, pada Kamis (10/11/2016) saat Antasari bebas dari tahanan, keluarga telah menyiapkan pesta kecil-kecilan di Lapas Kelas I Tangerang sebagai sebuah penyambutan. “Keluarga Pak Antasari masak-masak, nanti kita makan bareng-bareng di lapas,” katanya.

Selanjutnya, pada 26 November 2016, Antasari akan mengundang tokoh-tokoh yang telah berjasa terkait permasalahan yang menjeratnya.

Tokoh yang diundang di antaranya Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua Muhamadiyah Din Syamsudin, dan juga para pengacara yang telah membantunya. “Nanti tanggal 26 acaranya di Hotel Grand Zuri BSD,” ungkap Boyamin.

Diketahui, Antasari divonis 18 tahun penjara oleh PN Jaksel pada Februari 2010 dalam kasus pembunuhan bos PT Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen pada 2009. Antasari sempat mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, tapi Pengadilan Tinggi DKI Jakarta justru memperkuat hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada 2015, Antasari pun menempuh upaya hukum luar biasa melalui grasi kepada Presiden Jokowi. Antasari telah menjalani setengah masa pidana yang terhitung pada 12 Agustus 2015. Kemudian sejak 14 Agustus 2015, mantan kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat itu mulai menjalani asimilasi.

Asimilasi merupakan salah satu proses pembinaan terhadap warga binaan dengan penyatuan hidup, kehidupan, dan penghidupannya dengan masyarakat. Asimilasi berlangsung selama 2/3 masa hukuman dan pada November 2016 ini, Antasari bebas bersyarat. Adapun total remisi yang didapat Antasari adalah selama 43 bulan 20 hari. [okz/nm]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Antasari Azhar Bebas 10 November, Keluarga Gelar Pesta di Lapas Tangerang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top