Sabtu, 07 Desember 2019 |
News Room - Highlight

Anggota MPR asal Banten Sosialisasikan Empat Pilar ke Mahasiswa

Sabtu, 30 Nov 2019 | 08:32 WIB Dibaca: 243 Pengunjung

Anggota DPR/MPR RI, Iip Miftahul Choiry dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Rangkasbitung, Lebak, Provinsi Banten, Jumat (29/11/2019). Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dari beberapa kampus dan organisasi.*

BANTEN, [NEWSmedia] - Penguatan Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika perlu digencarkan kepada generasi muda.

Hal itu dinilai penting dan sangat mendesak untuk menjaga generasi penerus bangsa agar cinta tanah air.

Demikian hal tersebut dikatakan Anggota DPR/MPR RI, Iip Miftahul Choiry dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar di Rangkasbitung, Lebak, Provinsi Banten, Jumat (29/11/2019). Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dari beberapa kampus dan organisasi.

“Saya berharap adik-adik dan teman-teman mengikuti kegiatan ini sampai selesai, menyimak penyampaian materi-materi tentang Empat Pilar Kebangsaan yang akan disampaikan. Materi ini penting, sebagai pengetahuan adik-adik agar menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan konstitusi di negara yang kita cintai ini,” kata Iip, dalam pembukaan acara.

Iip yang merupakan anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan ini mengungkapkan, ada kelompok-kelompok yang ingin memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Bahkan ada upaya untuk menentang ideologi Pancasila. Ia berharap mahasiswa, khususnya generasi muda agar saling mengisi dan menjaga keutuhan bangsa dengan berpegang teguh pada landasan Negara yakni Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Keanekaragaman suku, bangsa dan bahasa kita tidak akan terjaga utuh tanpa Bhinneka Tunggal Ika. Oleh karena itu, NKRI harga mati, pantang kita mundur jika ada yang mengganggu dan memecah belah bangsa,” ucap Iip.

Rapih Herdiansyah, Akademisi dan Praktisi Komunikasi yang menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini mengungkapkan, mahasiswa adalah generasi penerus bangsa. Ia menegaskan kegiatan penguatan Empat Pilar Kebangsaan di kalangan mahasiswa perlu digencarkan, termasuk penyampaian wawasan-wawasan kebangsaan. Ia khawatir di tengah derasnya arus globalisasi, wawasan kebangsaan dan sikap cinta tanah air di kalangan pemuda semakin melemah.

“Saya ingin ajukan pertanyaan soal wawasan kebangsaan, mohon dijawab. Terkait Pancasila, kita ketahui ada Hari Lahir Pancasila dan ada Hari Kesaktian Pancasila. Pertanyaannya Adalah, kapan Hari Lahir Pancasila dan kapan Hari Kesaktian Pancasila,” tuturnya. Sayangnya, pada saat itu tidak ada seorangpun peserta yang menjawab.

Narasumber lainnya, yaitu Imat Miftahul Tamamy perwakilan dari organisasi kepemudaan menyampaikan soal sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, dalam kehidupan bermasyarakat kita perlu menguatkan toleransi. “Kita hidup berdampingan dengan orang-orang berbeda agamanya, beda sukunya. Kita harus bisa menjaga perbedaan dan keberagaman,” ujarnya.

Imat mencontohkan, masyarakat di Kabupaten Lebak Sudan heterogen. Terlebih saat ini sudah berkembang kawasan-kawasan permukiman baru, seperti di Kawasan Citra Maja Raya, yang penduduknya banyak berasal dari luar Kabupaten Lebak. “Yang dari Jakarta, yang berbeda etnis, kini jadi tetangga kita. Kita harus menjaga toleransi,” terangnya.

Dalam sesi tanya jawab, muncul berbagai pertanyaan, di antaranya soal perbuatan menyimpang dan sikap soal keyakinan beragama. Pertanyaan itu dijawab dalam pendekatan Empat Pilar Kebangsaan. [ahi]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Anggota MPR asal Banten Sosialisasikan Empat Pilar ke Mahasiswa
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top