Selasa, 14 Juli 2020 |
News Room

Anggota Dewan Pandeglang Soal Anggaran Disinfektan: Mending Dipake 'Meuli Kejo!'

Minggu, 05 Apr 2020 | 20:49 WIB Dibaca: 1124 Pengunjung

Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Miftahul Farid Sukur.

PANDEGLANG, [NEWSmedia] - Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari fraksi Golongan Karya (Golkar) Miftahul Farid Sukur menilai, penyemprotan disinfektan yang kian masif dilakukan di Kabupaten Pandeglang tidak efektif

Sebab menurutnya, petugas penyemprotan tidak memahami mekanisme atau tata cara penyemprotan disinfektan, bahkan lanjut Miftah, hal itu bisa memberikan masalah baru bagi kesehatan masyarakat. 

"Penyemprotan itu untuk benda-benda yang sering kita pegang, bukan untuk jalan, kendaraan apalagi manusia," kata Miftah melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu (5/4/2020). 

Ia menjelaskan, penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemkab Pandeglang yang selama ini bersumber dari dana tak terduga (DTT) sebesar Rp1,75 miliar, berpotensi terjadi penghamburan anggaran tanpa memberi efektifitas dalam pencegahan Covid-19.

"Sebab ini dana yang ada dipakai untuk disinfektan dan lain-lain, bahkan bisa melebar. Tapi tetap orang-orang masih berkeliaran. Emang virus ga bakal datang lagi kalau disemprot? Daripada beli terus itu disinfektan, mending dipake meuli kejo (beli nasi)," tegasnya.

Politisi muda Pandeglang itu juga berharap pemerintah pusat segera memberlakukan lockdown sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19 yang kian merebak di sejumlah daerah di Indonesia agar tidak terjadi anggaran yang terbuang secara sia-sia. 

"Saya inginnya lockdown, tapi harus semua daerah karena itu kan kewenangan pusat," jelasnya.

Ia mengungkapkan, untuk masalah biaya hidup masyarakat yang akan terdampak dari kebijakan tersebut, bisa diserahkan ke masing-masing daerah agar bisa bertanggungjawab dalam pemenuhan kebutuhan setiap masyarakatnya. 

"Biaya hidup masyarakat bisa ke daerah masing-masing, pake dana desa bisa kok, Bankeu Provinsi juga bisa. APBD belikan sembako, uang rakyat ini. Yang penting jelas, yang miskin dikasih, yang kaya mah jangan. Dan itu anggaran Pilkada daripada ga kepake, bisa dialokasikan. Lockdown bisa aman ini, praktis buat 2 minggu dan tidak sulit," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Anggota Dewan Pandeglang Soal Anggaran Disinfektan: Mending Dipake 'Meuli Kejo!'
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top