Kamis, 20 September 2018 |
News Room - Peristiwa - Hukum

Anaknya Jadi Teroris, Seorang Ibu di Tangerang Menangis Histeris

Jumat, 02 Jun 2017 | 10:27 WIB Dibaca: 871 Pengunjung

Nuraini, ibunda Anggara Suprayogi di Jatiuwung, Tangerang, Kamis (1/6/2017).

TANGERANG, [NEWSmedia] - Nuraini, seorang ibu rumah tangga di Jatiuwung, Tangerang, menangis histeris setelah kediamannya di Jalan Lokapala II/21 RT 03/08 Kelurahan Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, didatangi oleh puluhan polisi, Kamis (1/6/2017).

Lokasi tersebut merupakan kediaman Anggara Suprayogi (33), terduga teroris ISIS asal Indonesia yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang menguasai Kota Marawi, Filipina.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Agung Budi Leksono memimpin langsung pemeriksaan di rumah itu. Nuraini, adalah ibunda dari Anggara Suprayogi, seorang terduga teroris di Marawi, Filipina.

Mengenakan mukena putih, Nuraini tak henti-hentinya menitikan air mata. Tangisan mengucur deras di kedua pipinya setelah mengetahui kalau anaknya merupakan seorang teroris.

Bahkan ia sempat meraung-raung lantaran terkejut mendapatkan kabar tersebut. Polisi mencoba menenangkan Nuraini dan melakukan interogasi.

"Kami melakukan pemeriksaan dan penggeledahan," ujar Budi di Jatiuwung, Tangerang, Kamis (1/6/2017).

Penggeledahan tersebut dilakukan guna menemukan bukti mengenai jaringan ISIS. Petugas juga menyisir area lokasi. "Ini rumah orangtuanya (Anggara Suprayogi)," ucapnya.

Mengetahui hal ini, ibunda Anggara pun tak menyangka. Bahkan Nuraini sampai jatuh sakit memikirkan anaknya itu.

"Saya enggak nyangka dia berbuat seperti itu. Makanya saya sampai sakit mikirin Angga. Lemes dengernya saat tahu Angga jadi teroris," tutur Nuraini berderai air mata.

Ia mengaku tak mengetahui anak sulung dari tujuh bersaudara tersebut bertolak ke Filipina. Nuraini hanya tahu bahwa Anggara pergi ke Hong Kong untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Saya tahu dari istrinya kalau dia ke luar negeri berangkat ke Hong Kong untuk kerja. Angga enggak izin ke keluarga dulu sebelum berangkat, cuma ke istrinya saja," bebernya.

Anggara Suprayogi dikenal sebagai sosok yang taat beragama. Hal itu disampaikan langsung oleh ibunya, Nuraini. "Dia itu orangnya taat banget beribadah," katanya.

Sebelum bertolak ke Filipina, Anggara bekerja sebagai kurir barang. Ia mengirim barang dari toko ke toko di Tangerang. "Kerja di bank juga dia bilang enggak boleh, karena haram uangnya riba," jelas Nuraini.

Padahal, Anggara sempat menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan sarjana di Arab Saudi, namun tidak diizinkan berangkat oleh Nuraini.

"Orangnya memang pintar. Dapet beasiswa, tahu hadis dan dalil - dalil. Dia belajar ilmu agama di sini," pungkasnya. [wtn]

Penulis: Wtn
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

LAINNYA

Revitalisasi Banten Lama Baru Mencapai 30 Persen
Rabu, 19 Sept 2018 | 13:38 WIB
Revitalisasi Banten Lama Baru Mencapai 30 Persen
Tips Jitu Lolos CPNS 2018
Rabu, 19 Sept 2018 | 10:13 WIB
Tips Jitu Lolos CPNS 2018

KOMENTAR

Anaknya Jadi Teroris, Seorang Ibu di Tangerang Menangis Histeris

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top