Minggu, 20 September 2020 |
News Room

Anak Muda Merasa Kebal Covid-19, Begini Kata Dokter

Selasa, 08 Sept 2020 | 14:31 WIB Dibaca: 455 Pengunjung

foto ilustrasi.*

[NEWSmedia] - Aktivitas nongkrong, hangout, dan liburan yang dijalankan anak muda belakangan ini menjadi perhatian khusus para tenaga kesehatan. Ya, di tengah kondisi pandemi yang belum stabil, semestinya aktivitas tersebut ditahan dulu.

Seperti yang diterangkan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Ari Fahrial Syam, SpPD, hal ini mungkin terjadi karena kasus kematian di kalangan anak muda tidak terllau terlihat. Sejauh ini, Covid-19 sangat mematikan untuk mereka yang pasien komorbid atau memang berusia tua.

Alhasil, ada anggapan bahwa anak muda tidak begitu terpengaruh pada virus corona. Daya tahan tubuh yang masih prima membuat anak muda merasa tidak terlalu khawatir akan paparan virus corona.

"Jika bicara kasus kematian akibat Covid-19, memang sedikit kasus anak muda menunggal tanpa komorbid, bahkan boleh dibilang angkanya kecil sekali. Tapi, sikap ceroboh tetap saja membahayakan orang lain," terang dr Ari melalui Webinar beberapa hari lalu.

Ya, bagaimana pun anak muda tetap bisa terpapar virus corona. Ketika tubuhnya sudah terinfeksi dan tergolong dalam kelompok orang tanpa gejala (OTG), maka dia merasa aman-aman saja. Padahal, orangtua di rumah atau anggota keluarga yang menetap bersamanya berisiko terpapar virus. [okz]

Editor: Newsmedia
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Anak Muda Merasa Kebal Covid-19, Begini Kata Dokter
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top