Selasa, 18 Juni 2019 |
News Room - Pemerintahan

Al Muktabar Jadi ‘Orang Nomor Tiga’ di Banten

Senin, 27 Mei 2019 | 15:10 WIB Dibaca: 553 Pengunjung

Al Muktabar saat pembacaan doa usai dilantik jadi Sekretaris Daerah Banten, Senin (27/5/2019). (Foto: Lipdok ARTP Banten)

SERANG, [NEWSmedia] - Setelah sekitar 9 bulan mengalami kekosongan, jabatan Sekretaris Daerah definitif untuk Pemerintah Provinsi Banten akhirnya terisi. Kursi tersebut diisi Al Muktabar, pejabat Widyasiwara yang sebelumnya bertugas di Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri.

Pelantikan Al Muktabar dilakukan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim di Pendopo Gubernur, Senin (27/5/2019) pagi.

Al Muktabar dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Nomor 52/TPA Tahun 2019 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Provinsi Banten.

Al-Muktabar merupakan pejabat yang terpilih dari hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Banten. Ia menyisihkan dua kandidat di akhir seleksi tiga besar, yakni Lili Romli (ASN yang bertugas sebagai Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia-LIPI) dan Septo Kalnadi (ASN yang bertugas sebagai Sekretaris KPU Banten).

Al Muktabar berhasil melenggang. Widyaiswara pada Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri ini diberi amanat menempati kursi Sekda Banten yang ditinggalkan Ranta Soeharta setelah mengajukan pensiun dini pada tahun 2018. Selama kosong, tugas administrator daerah diisi oleh Ino S Rawita, pejabat sementara Sekda Banten.

“Pada hari ini, Senin 27 Mei 2019, Saya Gubernur Banten melantik saudara Doktor Al Muktabar M.Sc sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Banten berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Nomor 52/TPA Tahun 2019. Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” kata Wahidin Halim saat membacakan naskah pelantikan.

Dalam pelantikan ini, Al Muktabar juga diambil sumpah janji untuk menempati jabatan Sekda Banten. Pengucapan sumpah janji disaksikan Rektor Untirta, Soleh Hidayat dan Dirjektur Jendral Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri dan didengarkan juga oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, unsur pimpinan daerah (Kejaksaan, Pengadilan) serta Kepala OPD Pemprov Banten, sejumlah kepala daerah dan para tamu undangan.

Dengan demikian, hari ini Al Muktabar resmi menjalankan tugas sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Banten. Ia menjadi ‘orang nomor tiga’ di Pemerintahan Provinsi Banten setelah Gubernur dan Wakil Gubernur.

Diketahui berdasarkan tugas pokok dan fungsinya, Sekretaris Daerah kerjanya membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan mengkoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah.

Meski begitu, secara aturan tugas Sekretaris Daerah hanya bertanggung jawab kepada Kepala Daerah. Dalam hal ini Al Muktabar bertanggung jawab kepada Wahidin Halim sebagai Gubernur Banten.

Sementara sebagai pejabat tinggi pratama, Al Muktabar memiliki kewenangan tugas untuk mengkoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah di lingkungan Pemerintahan Provinsi Banten, termasuk jajaran birokrat atau ASN-nya. Singkatnya, Al Muktabar saat ini adalah pembina baru ASN di lingkungan Pemprov Banten.

Maka tak heran jika kedatangan Sekda baru Pemprov Banten disambut para ASN. Melalui akun Facebook, sejumlah ASN Pemprov Banten mengulas pelantikan Al Muktabar sebagai Sekda Banten.

Asep Mulya Hidayat, melalui akun Facebook mengunggah video terkait pelantikan Sekda Banten. Video itu diunggah Senin (27/5/2019) pagi sebelum pelantikan berlangsung.

“Assalamualaikum, Alhamdulillah hari ini Insya Allah jam 9 mau ada pelantikan Sekda definitif untuk Pemerintah Provinsi Banten,” kata Asep di kalimat awal.

ASN yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan ini menyebut Sekda Banten Al Muktabar adalah manajer baru di Pemprov Banten. Ia pun menganalogikan bahwa kehadiran manajer baru biasanya akan membuat tim baru.

“Biasanya kalau ada manajer baru, biasanya kalau ngga suka bawa rengrengan, dia suka juga bikin skuad baru, tim baru. Ya kita doakan lah, mudah-mudahan lancar, dan (kita) segera ingin ada percepatan untuk tim skuad Pemprov Banten ini, biar bikin goal banyak,” tutur Asep.

ASN lain yang menyambut kedatangan Al Muktabar sebagai Sekda Banten adalah Aria Santana dan Rendra Prasetya. Keduanya juga membuat postingan di akun Facebook.

“Bismillah...mdh2an amanah, sehat, sholeh, bageur..adil dan bijaksana..wilujeng pa sekda...(inshaAllah),” tulis Aria Santana dalam keterangan foto yang diunggah di linimasa akun Facebook @Aria Momon.

Adapun foto yang diunggah Kepala Seksi LPSE Provinsi Banten itu adalah halaman utama surat kabar lokal Banten yang memuat judul berita utama ‘Al Muktabar, Pemilik Kursi Sekda’.

Sementara Rendra Prasetya dalam akun Facebook @Rendra Nila mengunggah foto para pejabata di lokasi pelantikan.

“Selamat atas dilantiknya Pak Dr. AL MUKTABAR menjadi Sekda Provinsi Banten. Hari ini tanggal 27 Mei 2019. Semoga amanah pak,” tulis Auditor yang bertugas di Inspektorat Provinsi Banten ini.

Sementara itu, diwawancara usai dilantik, Al Muktabar menyatakan siap menjalankan tugas sebagai Sekda Banten dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi membangun Banten.

“Saya adalah orang baru stok lama, tadi saya lapor dengan Pak Gubernur waktu rapat. Jadi insyaallah saya paham betul provinsi Banten dalam arti luas. Saya datang langsung dan siap bekerja,” kata Al Muktabar.

Dalam pidato sambutan, Gubernur Banten Wahidin Halim menekankan beberapa poin penting kepada Sekda Banten baru yang akan menakhodai jajaran birokrat di Pemprov Banten. Wahidin berharap kepada Al Muktabar untuk melakukan pembinaan pegawai.

“Saya kira sudah paham tugasnya sesuai peraturan menteri dan perundang-undangan yang berlaku, paham pula tentang tupoksi, paham juga harus bagaimana, karena tugas Sekda salah satunya adalah membantu Gubernur dalam rangka penyusunan berbagai kebijakan-kebijakan, melakukan koordinasi dengan kepala dinas atau lembaga-lembaga yang ada dan juga melakukan pembinaan kepada parai pegawai,” tutur Wahidin.

Wahidin pun mengatakan, reformasi birokrasi yang digaungkan oleh dirinya bersama Wakil Gubernur Andika Hazerumy saat ini sudah berjalan dengan baik. Dengan kehadirn Sekda Banten, diharapkan bertambah baik lagi.

“Harus ada akselerasi dan peningkatan, karena memang disiplin itu salah satu yang saya tegaskan berulang-ulang. Punishment dan reward sudah ditegaskan dan dilakukan. Tukin (tunjangan kinerja) para pejabat Pemprov Banten termasuk 3 besar se- Indonesia,” ungkapnya.

“Kehadiran saudara diharapkan meningkatkan kinerja dan produktivitas yang ada di Provinsi Banten. Saya kira saatnya kita bersama-sama dengan semangat baru bagi Provinsi Banten,” sambung Gubernur. [rhd]

Editor: Rapih Herdiansyah
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Al Muktabar Jadi ‘Orang Nomor Tiga’ di Banten
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top