Jumat, 22 Maret 2019 |
News Room - Politik

Aktris Intan RJ Sebut Pendidikan dan Kesehatan di Banten Harus Dibenahi

Senin, 11 Mar 2019 | 17:19 WIB Dibaca: 887 Pengunjung

Aktris Intan Azizah menjadi caleg DPR-RI Partai NasDem dari Dapil Banten 2 (Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kota Cilegon).*

SERANG, [NEWSmedia] - Aktris Intan Azizah yang menjadi caleg DPR-RI Partai NasDem dari Dapil Banten 2 (Serang-Cilegon) mengaku prihatin dengan masalah pendidikan dan kesehatan di Banten. Jika terpilih, ia berjanji akan menuntaskan dua persoalan tersebut.

Melalui siaran pers yang diterima NEWSmedia Senin (11/3/2019), Intan yang juga dikenal sebagai penyanyi dan presenter itu mengatakan, Banten salah satu provinsi yang sedang maju, dan perlu pembenahan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Ia mengatakan seharusnya fasilitas kesehatan sampai dengan ketersediaan tenaga medis yang mumpuni harus tersedia dengan baik.

“Kalau kita lihat kasusnya, ada seorang ibu di Banten itu mau melahirkan tengah malam, suaminya mencari bantuan ambulans tidak ada. Sementara puskesmas dan rumah sakit sangat jauh, kemudian dokter jaga tidak bisa tangani, akhirnya meninggal dunia ibu dan anaknya, ini kan miris sekali,” kata Intan melalui keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2019).

Atas dasar itu, Intan berjanji jika diberi kepercayaan menjadi anggota dewan, akan mendorong pemerintah pusat serta pemerintah daerah agar membangun lebih banyak lagi posyandu dan puskesmas serta mengerahkan dokter-dokter yang berkualitas di seluruh pelosok Banten.

Berita terkait: Intan Azizah, Aktris yang Terjun ke Dunia Politik di Dapil Banten 2

“Dokter-dokter itu kan patut kita beri apresiasi juga, mereka bisa saja disubsidi agar mau bertugas di pelosok desa-desa di Banten. Jadi subsidi itu bisa diberikan kepada dokter yang mau berbuat lebih. Saya rasa manusiawi lah, bagaimanapun kan dokter pasti ingin sejahtera juga, meski ia berbuat hal yang bernilai sosial tinggi,” ujarnya.

Di sektor pendidikan, wanita yang dikenal dengan nama popular Intan RJ itu menyoroti masih banyak ditemukan anak yang putus sekolah dan tidak menyelesaikan sampai 9 tahun atau tingkat SMP.

“Jangankan di kabupaten, ketika saya datang ke Kota Serang saja masih banyak yang ternyata belum bisa membaca. Saat saya selesai sosialisasi mereka bertanya, kalau enggak bisa baca boleh coblos angkanya saja enggak bu? Nah ini salah satu hal yang harus kita selesaikan,” tuturnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Aktris Intan RJ Sebut Pendidikan dan Kesehatan di Banten Harus Dibenahi
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top