Jumat, 05 Juni 2020 |
News Room

Aktivis Mahasiswa Desak Pemkot Serang Lakukan Karantina Wilayah Cegah Corona

Minggu, 29 Mar 2020 | 17:17 WIB Dibaca: 479 Pengunjung

Ilustrasi.*

SERANG, [NEWSmedia] - Sejumlah aktivis mahasiswa mendesak Pemerintah Kota Serang untuk melakukan karantina wilayah sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Serang, Faisal Dudayef Payumi Padma menilai, karantina wilayah merupakan sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, bahkan menurutnya, semua warga masyarakat harus mematuhinya.

"Pembatasan Akses transportasi publik seperti jalan tol, pelabuhan dan jalan-jalan di wilayah perbatasan. Seperti halnya usulan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan di beberapa wilayah lainnya di Indonesia, semisal Papua, Tegal dan Bali," kata Faisal melalui keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2020).

Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta itu menambahkan, sudah waktunya pemerintah Kota Serang melakukan karantina wilayah, sebab menurutnya, hal tersebut teah diatur oleh Undang-undang NOmor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

“Sudah waktunya pemerintah menerapkan UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, khususnya dalam hal pembatasan sosial berskala besar dan karantina wilayah untuk menanggulangi penyebaran virus Corona," tambahnya.

Sementara Ketua GMNI Cabang Serang Arman Maulana Rachman mengatakan, dalam antisipasi penyebaran Covid-19, karantina wilayah harus segera diterapkan. Karena, keselamatan warga lebih penting dibandingkan apapun.

"Pemerintah harus berpegang teguh pada kesehatan atau keselamatan rakyat adahal hal paling penting hari ini, maka karantina wilayah hal baik yang bisa di ambil. tapi tentu bukan tanpa kesiapan, karantina wilayah ini semua harus disiapkan dan dioptimalkan," kata Arman. 

Ketua Dewan Pimpinan Kampus SMGI Raya Se-Banten Muhammad Ma'shum menambahkan, penanganan Covid-19 di Banten dan Kabupaten/Kota tidak optimal dalam menyatukan pandangan dan gerakan masyarakat.

"Banten sangat rentan terhadap pendemi covid-19 sebagai konsekuensi berdekatan langsung dengan Jakarta sebagai daerah dengan tingkat penyebaran pendemi paling tinggi," katanya.

Padahal, dikatakan Ma'shum  pememrintah daerah punya perangkat hukum untuk mengelola keadaan menjadi lebih baik lagi saat adanya Pandemi Corona tersebut.

"Dengan tidak adanya karantina wilayah, bilik penyemprotan disinfektan, rapid tes yang masive dan masih seringnya beberapa kepala daerah  mengumpulkan masa untuk kegiatan keagamaan, ini menunjukan pemda belum serius," katanya. 

"Untuk itu kami dari Pimpinan DPK SMGI Raya Se-Provinsi Banten Menuntut Kepada semua kepala Daerah ditingkat Provinsi dan Kab/Kota untuk Segera menerapkan karantina wilayah," pungkansya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Aktivis Mahasiswa Desak Pemkot Serang Lakukan Karantina Wilayah Cegah Corona
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top