Minggu, 20 September 2020 |
News Room

Aksi Solidaritas, PMII Tahlilan dan Bakar Lilin di Mako Polres Serang Kota

Senin, 30 Sept 2019 | 22:53 WIB Dibaca: 543 Pengunjung

PMII Tahlilan dan Bakar Lilin di Mako Polres Serang Kota, Senin (30/9/2019) malam.*

SERANG, [NEWSmedia] - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Serang bersama jajaran Kepolisian Resor (Polres) Serang Kota menggelar tahlilan dan doa bersama di Halaman Masjid Nurul Hukam Polres Serang Kota, Senin (30/9/2019) malam.

Tahlil dan doa bersama tersebut merupakan aksi solidarita terhadap salah satu kader PMII Kendari yang meninggal dunia saat aksi penolakan RUU KUHP di Depan DPRD Kendari, Sulawesi Tenggara beberapa waktu lalu.

"Insiden memilukan yang menimpa kawan juang sahabat Randi sebagai salah satu kader PMII Kendari yang terjadi pada saat aksi demonstrasi yang digelar didepan gedung kantor DPRD Sulawesi Tenggara, bisa jadi adalah sebagai kegagalan reforamasi keamanan," kata Ketua PC PMII Kota Serang, Muhit Hariri.

Muhit menyebutkan, kejadian tersebut akibat dari ulah oknum kepolisian yang melakukan tindakan represif secara berlebihan. Padahal, amanat undang - undang nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampiakan Pendapat Dimuka Umum memberikan jaminan kemanan bagi setiap warga negara yang akan menyampaikan pendapatnya di muka umum sebagai perwujudan hak dan tanggungjawab dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Yang jelas, kami PC PMII Kota Serang mengecam keras segala tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kemanan," jelasnya.

Sementara Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono mengungkapkan belasungkawa atas gugurnya salah satu kader PMII tersebut.

"Pada kemsempatan kali ini saya Kapolres Serang Kota beserta jajaran mengucapkan belsungkawa atas gugurnya rekan mahasiswa digedung DPRD Kendari," kata Edhi

Edhi mengatakan, kejadian tersebut bukan bagian dari keinginan Polri, sebab menurutnya, peristiwa itu terjadi akibat oknum yang menyalah gunakan kewenangan pada saat pengamanan kegiatan terjadi.

"Saya juga mau kejadian tersebut diusut tuntas beserta oknum yang melakukan tindakan tersebut," kata Edhi.

Ia juga menegaskan, dalam SOP pengamanan aksi unjuk rasa, personel Polri tidak diperkenankan menggunakan senjata api dan hal tersebut telah ditekankan ditekankan kepada setiap personel Polres Serang Kota saat pengamanan aksi.

"Semoga sinegritas kita dapat berjalan dengan baik dalam setiap kegiatan. Agar terciptanya situasi yang kondusif dam aman di wilayah Kota Serang," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Aksi Solidaritas, PMII Tahlilan dan Bakar Lilin di Mako Polres Serang Kota
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top