Selasa, 07 Juli 2020 |
News Room

Akom Diduga Terima 100.000 Dollar AS dari Proyek e-KTP

Kamis, 09 Mar 2017 | 13:34 WIB Dibaca: 686 Pengunjung

Ade Komaruddin anggota Fraksi Golkar DPR-RI usai diperiksa di KPK.*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Diduga terlibat dalam kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Mantan Ketua DPR yang juga merupakan anggota Fraksi Partai Golkar Ade Komaruddin, terindikasi menerima uang 100.000 dollar AS dalam proyek multiyears senilai Rp 5,9 triliun.

Hal itu terungkap dalam surat dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dua terdakwa mantan pejabat di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman dan Sugiharto.

Menurut jaksa KPK, uang kepada Ade Komaruddin diserahkan para terdakwa pada pertengahan 2013. Pemberian 100.000 dollar AS itu terkait jabatan Ade sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar.

"Uang itu guna membiayai pertemuan Ade Komaruddin dalam pertemuan dengan sejumlah camat, kepala desa, dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Bekasi," ujar jaksa KPK, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Dalam kasus ini, Irman dan Sugiharto didakwa merugikan negara sebesar Rp 2,314 triliun.

Menurut jaksa, kedua terdakwa diduga terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013.

Selain itu, keduanya terlibat dalam mengarahkan dan memenangkan perusahaan tertentu untuk menjadi pelaksana proyek e-KTP. [kdc]

Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Akom Diduga Terima 100.000 Dollar AS dari Proyek e-KTP
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top