Sabtu, 04 April 2020 |
News Room

Ada Jual Beli Jabatan PNS, Ini Penyebabnya

Selasa, 17 Jan 2017 | 08:03 WIB Dibaca: 877 Pengunjung

Foto Ilustrasi

[NEWSmedia] - Jual beli jabatan pegawai negeri sipil (PNS) kembali merebak. Adanya jual beli jabatan ini salah satu dipicu oleh biaya politik yang tinggi.

Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofian Effendi menerangkan, biaya politik yang tinggi membuat kepala daerah mencari dana untuk menutupi biaya yang telah dikeluarkan.

"Ini akibat politik biaya tinggi karena jadi kepala daerah memerlukan biaya besar, caranya re-counter cost dengan berjualan jabatan ini," kata dia kepada lpt, di Jakarta, Senin (16/1/2017).

Dengan kondisi itu, dia menuturkan jabatan menjadi komoditas dagangan. Biasanya, kepala daerah ini berasal dari partai politik. "Dia menjadikan pengangkatan PNS jadi komoditas, barang dagangannya," ujar dia.

Dia bilang, salah satu cara untuk mengurangi jual beli jabatan ini ialah memangkas biaya politik. Namun, untuk mengukur biaya politik ini di luar jangkauan KASN.

"Ya kalau biaya politik di luar jangkauan kita yang kita awasi pejabat karier artinya PNS bekerja di pemerintah, kalau pejabat politik Kemendagri yang tahu," tutur dia. [lpt]

Editor: Newsmedia
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

Ada Jual Beli Jabatan PNS, Ini Penyebabnya

BERITA TERKAIT

NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top