Rabu, 17 Juli 2019 |
News Room

Aceh Siap Jadi Tuan Rumah Pospenas VIII Tahun 2019

Minggu, 30 Okt 2016 | 22:35 WIB Dibaca: 1113 Pengunjung

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Daud Pakeh menyambut kepulangan Kontingen Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu (29/10/2016l.*

ACEH, [NEWSmedia] - Kontingen Aceh untuk Pospenas VII Tahun 2016 yang diselenggarakan di Provinsi Banten telah kembali di Aceh. Mereka tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Sabtu (29/10/2016).

Kontingen yang terdiri dari Atlet yang merupakan Santri Pondok Pesantren di Aceh, serta pelatih, official dan panitia disambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, M Daud Pakeh, didampingi Kasubbag Inmas, Rusli dan pejabat di Dispora Pemerintah Provinsi Aceh.

Pada kesempatan itu, Kakanwil Kemenag Aceh M Daud Pakeh memberikan apresiasi kepada atlet Aceh yang telah berjuang di ajang Pospenas VII. Ia mengaku bangga terhadap prestasi yang diraih oleh santri Aceh.

"Seulamat neuk beh, bapak bangga keu ureng droeneh," ucapnya dalam bahasa Aceh.

Ketika itu, Daud memberikan pengalungan bunga kepada Wahyu Alhudaya, peraih medali emas cabang seni kaligrafi, dan kepada perwakilan kontingen Aceh dari Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Mukhsalmina.

Pengalungan bunga juga dilakukan oleh pemerintah Aceh melalui Sekretaris Dispora Aceh kepada peraih perunggu cabang tenis meja, Alfaruq.

Daud Pakeh juga berpesan, ajang Pospenas merupakan proses perkembangan kualitas santri. Di samping itu, event Pospenas juga sebagai wadah bersilaturahmi para santri dari seluruh nusantara.

"Yang penting kita telah tampil terbaik," ucapnya.

Daud mengajak para santri untuk mendoakan agar Aceh dipercaya menjadi tuan rumah Pospenas ke-8 mendatang.

"Kami siap menjadi tuan rumah Pospenas yang akan datang. Kami juga memberi apresiasi kepada Provinsi Banten yang telah sukses menjadi tuang rumah Pospenas ke-delapan ini," kata Daud.

Baca juga: berita kontingen Aceh di Pospenas

Dalam Pospenas ke-7 ini, Kontingen Aceh berada peringkat ke 17 dengan memperoleh 2 medali, yakni 1 medali emas dari cabang Kaligrafi yang dipersembahkan oleh Wahyu Al Hudaya dan 1 medali perunggu yang dipersembahkan oleh Al-Faruq dari cabang Tenis Meja.

Sementara Juara Umum Pospenas ke-7 diraih oleh tuan rumah, Provinsi Banten yang berhasil mengumpulkan 19 medali emas, 9 medali perak dan 14 medali perunggu.

Pospenas yang dibuka Presiden Jokowi, ditutup oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (28/10) Malam di Masjid Al-Bantani KP3B, Kota Serang Banten.

Dalam kesempatan itu, Menag mengapresiasi pelaksanaan Pospenas Banten dan mengucapkan selamat kepada tuan rumah yang berhasil meraih juara umum.

Selain itu, Lukman kembali mengajak para santri untuk terus berkonstribusi kepada negeri.

"Melawan kebodohan dan kezaliman adalah keharusan. Mari kembali melihat Resolusi jihad 71 tahun yang lalu yang dideklarasi oleh KH Hasyim Asy'ari menyampaikan," ujarnya. [nas]

Editor: Arif Darma
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

Aceh Siap Jadi Tuan Rumah Pospenas VIII Tahun 2019
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top