Rabu, 03 Maret 2021 |
Lifestyle

6 Penyebab Berat Badan Susah Turun

Rabu, 30 Des 2020 | 07:25 WIB Dibaca: 354 Pengunjung

[NEWSmedia] - Penyebab berat badan susah turun bisa bervariasi bergantung kebiasaan dan pola makan.
Meski sudah mencoba diet ketat dan olahraga, namun ada banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan program penurunan berat badan.

Untuk itu, kenali penyebab berat badan susah turun agar segala usaha keras Anda tak sia-sia, melansir berbagai sumber.

1. Tidak Membuat Jurnal
Memantau segala jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam catatan harian dapat membantu program diet Anda.

Hal ini bahkan telah dibuktikan dalam penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang membuat jurnal makanan akan lebih besar kemungkinannya berhasil menurunkan berat badan dan mempertahankannya.

Merujuk WebMD, orang yang membuat catatan harian tentang makanannya 6 hari dalam seminggu dapat turun berat badan sekitar dua kali lebih banyak daripada yang tidak.

Tanpa membuat catatan makanan, orang sering tak menyadari batasan porsi dan jenis makan yang dimakan.

2. Tidak Makan Cukup Protein
Buang anggapan bahwa diet cuma makan sayur dan buah saja. Ketika diet, justru tubuh membutuhkan energi untuk pembakaran kalori setiap harinya.

Di sinilah peran protein untuk memicu metabolisme. Mengonsumsi protein setidaknya 25-30 persen kalori dapat meningkatkan metabolisme hingga 80-100 kalori per hari.

Dengan mengonsumsi protein secara cukup, dapat mengurangi beberapa ratus kalori per harinya. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa protein dapat membuat Anda cepat kenyang sehingga lebih sedikit makan.

Ini karena kandungan protein mengurangi tingkat hormon kelaparan yang disebut ghrelin.

Waktu yang tepat untuk mengonsumsi protein saat diet adalah saat sarapan. Studi menunjukkan bahwa orang yang menyantap menu sarapan berprotein tinggi dapat menekan rasa lapar maupun keinginan ngemil sepanjang hari.

3. Sering Minum Minuman Manis
Kita seringkali lupa bahwa kalori tak hanya terkandung dalam makanan saja. Dalam minuman manis seperti kopi susu, minuman boba, soda, minuman ringan, jus buah dengan ekstra gula, alkohol, bir, dan minuman berenergi mengandung tinggi kalori yang memicu peningkatan berat badan.

Jadi meskipun Anda membatasi makanan secara ketat tapi tidak membatasi jenis minuman manis tersebut, berat badan akan susah untuk turun.

Menghindari semua jenis minuman mengandung gula adalah strategi penurunan berat badan yang sangat baik.

Anda bisa mengganti minuman yang lebih sehat, tinggi nutrisi, namun tetap rendah kalori seperti susu kedelai dan susu almond ketimbang susu sapi.

Teh hijau juga bisa menjadi opsi karena bebas kalori sehingga tak akan menambah ukuran lingkar pinggang. Kandungan katekin pada teh hijau juga disebut membantu menurunkan berat badan.

4. Tidak Makan Makanan Utuh
Menurunkan berat badan tak cuma memangkas porsi makan menjadi lebih sedikit. Apabila program diet ingin berhasil, perbanyak jenis makanan utuh (whole food) ketimbang makanan hasil olahan.

Makanan utuh adalah makanan yang masih dalam wujud aslinya. Tidak dicampur dengan bahan lain seperti gula, pati, perasa, atau bahan pengawet lainnya yang memicu kenaikan berat badan.

Karena masih dalam wujud alami, makanan utuh tidak akan membuat ketagihan. Selain itu, kandungannya nutrisinya masih utuh, kaya serat, vitamin, dan mineral.

Cobalah ganti kentang goreng atau kripik kentang dengan kentang rebus, hindari nugget dengan lebih memilih dada ayam panggang, kemudian kacang-kacangan, telur, serta sayuran.

Mengonsumsi makanan utuh dapat membantu menekan nafsu makan berlebih lantaran membuat cepat kenyang daripada makanan olahan.

5. Jarang Olahraga
Kurang olahraga bisa menjadi salah satu penyebab berat badan susah turun. Olahraga adalah cara efektif untuk mempercepat pembakaran lemak terutama di bagian tengah tubuh. Anda bisa memilih jenis olahraga untuk menurunkan berat badan.

Misalnya, olahraga kardio seperti lari, bersepeda, berenang, senam aerobik, zumba, pilates atau dapat meningkatkan detak jantung dan sangat efektif dalam membakar lemak yang menumpuk di sekitar perut, paha, dan lengan.

Atau bisa juga memilih olahraga angkat beban yang membantu mempertahankan massa otot, memacu metabolisme, dan membuat tubuh tetap kencang.

6. Makan Berlebihan
Perilaku makan berlebihan (binge eating) seringkali dialami oleh pelaku diet yang ingin balas dendam setelah sekian waktu membatasi makan.

Efek buruk makanan berlebihan tak cuma pada makanan cepat saji.

Menyantap makanan yang relatif sehat seperti kacang-kacangan, cokelat hitam, keju, susu, jus buah yang terlalu banyak juga lama-kelamaan bisa meningkatkan berat badan.

Meskipun makanan itu dinilai menyehatkan, tetap konsumsi dengan porsi wajar karena nilai kalorinya tetap ada. Merujuk Healthline, makan berlebih dalam sehari dapat merusak program diet yang telah dijalankan selama seminggu penuh. [cnn]

Editor: Newsmedia
Publisher:
Bagikan:

LAINNYA

2 Jenis Temperamen Anak dan Tips Menghadapinya
Rabu, 27 Jan 2021 | 07:05 WIB
2 Jenis Temperamen Anak dan Tips Menghadapinya
3 Bahan Alami untuk Menghilangkan Bulu di Wajah
Rabu, 06 Jan 2021 | 09:11 WIB
3 Bahan Alami untuk Menghilangkan Bulu di Wajah
5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung
Senin, 26 Okt 2020 | 07:34 WIB
5 Cara Budidaya Paprika Supaya Tunai Untung

KOMENTAR

6 Penyebab Berat Badan Susah Turun
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top