Minggu, 24 Juni 2018 |
News Room

51 Permendagri Dibatalkan, Wagub Banten Optimistis Investasi Meningkat

Rabu, 07 Feb 2018 | 17:10 WIB Dibaca: 328 Pengunjung

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Hotel Bidakara, Jakarta, (7/2/2018).*

JAKARTA, [NEWSmedia] - Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menyambut baik pembatalan 51 Peraturan Menteri Dalam Negeri oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Andika berharap pembatalan puluhan permendagri tersebut bisa berdampak teradap percepatan laju investasi dan dapat memangkas birokrasi di pemerintahan, sebagaimana alasan Mendagri membatalkannya.

“Tentu kami mengapresiasi langkah pemerintah pusat ini. Mudah-mudahan iklim investasi di daerah termasuk di Banten akan menjadi lebih baik lagi,” kata Andika usai menghadiri rapat kerja Gubernur se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, (7/2/2018).

Andika mengatakan, dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengungkapkan 51 Permendagri tersebut dibatalkan karena dianggap menghambat birokasi dan investasi dari pusat sampai daerah.

"Permendagri itu meliputi berbagai bidang, antara lain pemerintahan, kepegawaian, penanggulangan bencana, perpajakan, komunikasi dan telekomunikasi. Bidang lainnya, yakni pelatihan dan pendidikan, usaha kecil mikro dan menengah (UMKM), wawasan kebangsaan, kepamongprajaan, perencanaan dan tata ruang," terangnya.

Andika mengungkapkan, dirinya juga mencatat tentang turut dibatalkannya Permendagri yang mengatur tentang pelarangan pengalokasian dana tak terduga (TT). Dengan dibatalkannya permendagri tersebut, Andika yakin penanganan bencana akan bisa lebih maksimal.

“Dana TT itu kan salah satunya untuk bencana. Nah, ketika ini tidak boleh, kami kesulitan menangani bencana,” ujarnya.

Andika mencontohkan, saat terjadi bencana alam berupa gempa bumi di Lebak baru-baru ini, pemprov terpaksa harus mengalokasikan anggaran dari pos perbaikan rumah tidak layak huni untuk membantu membangun kembali rumah warga yang terdampak gempa.

“Kalau dana TT ada kan, jatah yang memang untuk warga miskin yang rumahnya tidak layak bukan karena gempa, tidak akan berkurang,” pungkasnya. [dham]

Editor: Ahmad Hifni
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

51 Permendagri Dibatalkan, Wagub Banten Optimistis Investasi Meningkat
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top