Sabtu, 19 September 2020 |
News Room - Pemerintahan

400,5 Hektare Kawasan Kumuh, Pemprov Banten Garap Program 'Kotaku'

Sabtu, 08 Apr 2017 | 08:23 WIB Dibaca: 1001 Pengunjung

Kepala Dinas PUPR & Permukiman Provinsi Banten, M Yanuar, saat diwawancara awak media, di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (7/4/2017).

SERANG, [NEWSmedia] - Untuk mengurangi permukiman yang tidak layak huni, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas PUPR & Permukiman Provinsi Banten akan membenahi 400,5 hektare kawasan kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Program tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat dan untuk mengurangi permukiman kumuh di Provinsi Banten. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas PUPR & Permukiman Provinsi Banten, M Yanuar di Pendopo Gubernur Banten, Jumat (7/4/2017).

"Target 2019 udah selesai semua, nanti semuanya di bangun, rumahnya, jalannya, rusunnya termasuk sarana dan prasarananya," ujar Yanuar.

Ia mengatakan, ada tujuh indikator suatu daerah bisa dinyatakan sebagai kawasan kumuh, mulai dari rumah tidak layak huni, akses sanitasi, akses jaringan jalan, persampahan, drainase lingkungan, pencegahan bahaya kebakaran hingga masalah air minum.

"Anggaran bisa dimbil dari APBN, APBD, CSR semua bisa mendukung itu, sumber pendapatan bisa dari mana saja," katanya.

Untuk pola penanganan wilayah kumuh, Ia menegaskan akan sama dengan pemerintah pusat, meski demikian, pihaknya masih bingung sebab belum ada Perda yang mengatur hal itu.

"Kita kan belum ada regulasinya, karena dinas kita kan baru, sekarang lagi disusun regulasinya, tapi kalau dipusat sudah ada," pungkasnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

400,5 Hektare Kawasan Kumuh, Pemprov Banten Garap Program 'Kotaku'
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top