Jumat, 28 Februari 2020 |
News Room - Pendidikan

3 Judul Buku Syaikh Nawawi Al-Bantani Terjemahan Indonesia Diluncurkan

Rabu, 14 Des 2016 | 21:32 WIB Dibaca: 2535 Pengunjung

Peluncuran buku Syaikh Nawawi Al-Bantani di kantor BPAD Provinsi Banten, Rabu (14/12/2016).*

SERANG, [NEWSmedia] - Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten meluncurkan buku Syaikh Nawawi Al-Bantani, seorang tokoh ulama di Banten yang tersohor di mancanegara. Buku yang diluncurkan terdiri dari tiga judul, antara lain Tanqihul Qaul (Jalan Pencerahan Jiwa), Nashoihul Ibad (Pesan-Pesan Penyucian Jiwa) dan Maroqil Ubudiyah (Menuju Kematangan Spiritual).

Rektor Untirta Prof Soleh Hidayat yang hadir dalam peluncuran buku tersebut mengatakan bahwa agenda literasi dengan pemunculan sosok ulama Banten harus terus dilakukan. Pasalnya, Provinsi Banten memiliki sebuah identitas sebagai kota para santri dan kiai.

“Saya tahu buku ini sudah eksis sejak puluhan tahun lalu di tanah air, dan sekarang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Artinya, buku ini bisa diminati semua kalangan,” kata Soleh usai peluncuran di kantor BPAD Provinsi Banten, Rabu (14/12/2016).

Buku yang merupakan Syarh dari kitab Al-Munabbihaat ala Al-Isti'daad liyaumil Mi'ad yang merupakan karya ulama besar Ibnu Hajar al-Asqolani, menjadi buku yang wajib dikaji di bulan Ramadan oleh para santri karena keagungannya.

Menurut Kepala BPAD Provinsi Banten, Andi Fatmawati, ketiga buku Syaikh Nawawi Al-Bantani yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia ini diluncurkan untuk menjadi pengingat masyarakat Banten, bahwasannya pernah ada tokoh ulama besar yang hidup di masa penjajahan Belanda.

“Buku ini diterjemahkan oleh Tim Bismika. Semoga dengan diluncurkannya buku ini bisa menumbuhkembangkan pengetahuan masyarakat Banten untuk mengingat sosok ulama yang hebat yaitu Syaikh Nawawi Al-Bantani,” kata Andi Fatmawati.

Sementara itu, Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Fitron Nur Ikhsan, mengapresiasi agenda literasi yang digelar mitra kerjanya dengan meluncurkan buku seorang Ulama Banten yang memilih mengabiskan hidupnya di Mekkah.

Kendati demikian, Fitron menginginkan tiga buku ini bisa digandakan untuk menjadi cinderamata intelektual, jika sewaktu-waktu DPRD Banten melakukan kunjungan ke luar daerah.

“Ini buku sangat bagus, sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Saya justru berharap tidak hanya membawa tiga buku saja, namun lebih dari ini, agar ini bisa menjadi cinderamata intelektual ketika kita berkunjung ke berbagai daerah. Jadi, kita bisa kenalkan identitas Banten melalui buku Syaikh Nawawi Al-Bantani,” kata Fitron. [vredo]

Penulis: Vredo Putra
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

3 Judul Buku Syaikh Nawawi Al-Bantani Terjemahan Indonesia Diluncurkan
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top