Jumat, 26 Februari 2021 |
News Room

2019, BPOM di Serang Tangani 12 Kasus Obat dan Makanan Ilegal

Senin, 30 Des 2019 | 13:42 WIB Dibaca: 778 Pengunjung

Press release akhir tahun di kantor BPOM di serang, senin (30/12/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Selama tahun 2019, Balai Perlindungan Obat dan Makanan (BPOM) di Serang telah menangani 12 perkara dan telah menetapkan sebanyak 12 orang tersangka atas kasus obat dan makanan ilegal.

Kepala BPOM di Serang, Sukriyadi Darma mengatakan, satu dari 12 tersangka tersebut merupakan warga negara asing (WNA) dengan inisial YTT alias TOA.

"Sebenarnya banyak kasus dan perkara, tapi yang kita tindaklanjuti ada 12 kasus dan 12 tersangka, warga negara asing salah satunya, sekarang masih dalam proses kerjasama dengan instansi terkait," kata Sukri saat press release akhir tahun di Kantor BPOM di Serang, Senin (30/12/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan pengamatan, modus operandi yang dilakukan oleh 12 tersangka tersebut didominasi dari penjualan produk illegal, khususnya kosmetik yang dilakukan melalui media daring (online).

"Dari penindakan itu, telah berhasil diamankan sebanyak 306 item produk obat dan makanan ilegal yang terdlri dari 540.187 pcs dengan nilai ekonomi sabanyak Rp.4.120.892.260," jelasnya.

Selain itu, dari segi pemeriksaan sarana produksi dan distribusi obat dan makanan, lanjut Sukri, pihaknya telah berhasil melakukan pengawasan terhadap 226 sarana produksi dan 820 sarana distribusi obat dan makanan di wilayah administrasi Provinsi Banten.

"Pengamanan terhadap produk obat dan makanan Tanpa Izin Edar (TIE) sebanyak 18.638 item produk dengan nilai ekonomi mencapai Rp. 281.836.150," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Muhammad Adi
Bagikan:

KOMENTAR

2019, BPOM di Serang Tangani 12 Kasus Obat dan Makanan Ilegal
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top