Senin, 14 Juni 2021 |
News Room - Pemerintahan

20 Pejabat Dinkes Mundur, Gubernur Banten: Tunjangan Eselon II Rp40 Juta per Bulan, Kurang Apa?

Kamis, 03 Jun 2021 | 12:20 WIB Dibaca: 3208 Pengunjung

Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG, [NEWSmedia] - Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan kekecewaannya kepada 20 orang pejabat yang menandatangani surat pengunduran diri terkait adanya seorang pejabat di Dinas Kesehatan (Dinkes) yang ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten atas dugaan kasus korupsi pengadaan masker.

Menurut Wahidin, 20 orang pejabat itu telah melakukan tindakan indisipliner sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan layak untuk diberikan sanksi.

“Menurut saya ini tindakan yang bertentangan dengan tugas dan sumpah jabatan,” kata Wahidin dalam rekaman video yang diterima NEWSmedia, Rabu (2/5/2021).

Wahidin menegaskan, 20 pejabat yang terdiri dari Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang dan para Kepala Seksi itu dengan mudahnya meninggalkan mundur jabatannya di tengah tugas dan tanggungjawab beratnya memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Harusnya disampaikan dulu apa persoalannya kepada pimpinan dalam hal ini gubernur. Jadi jangan kabur gitu aja. Ini yang menurut saya harus saya berikan hukuman sebagai punishment bagi mereka, karena mereka adalah pegawai negeri yang disumpah,” tuturnya.

Wahidin pun menyinggung soal tunjangan yang didapat pejabat eselon di Pemprov Banten. "Padahal selama saya jadi gubernur, tunjangan saya naikin, ASN standarisasi. Di samping itu juga ada honor dan lain sebagainya, kurang apa?" kata mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu.

Wahidin mengungkap tunjangan kinerja pejabat eselon IV mencapai Rp19 juta per bulan, eselon III Rp30 juta, eselon IIB Rp40 juta. "Termasuk tinggi loh di indonesia. Harusnya cukup. (Harus) diimbangi dengan kinerja," ucapnya.

Badan Kepegawaian Daerah, kata Wahidin, kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang pejabat itu. “Dari hasil pemeriksaan ini nanti akan kita lihat. Dia pikir dengan mengundurkan diri dia bebas, tidak seperti itu,” ucap mantan Wali Kota Tangerang dua periode ini.

“Dipecat juga sudah cukup beralasan, kembali lagi ke soal disiplin (indisipliner). Kemungkinan semua akan dinon-job kan. Pemahaman saya ketika dia mengundurkan diri, berarti dia siap diberhentikan dan siap dengan tidak punya pekerjaan. Jadi menurut saya mereka tidak bisa ditoleransi," sambung WH.

Wahidin pun meminta seluruh staf di Dinas Kesehatan untuk tetap aktif bekerja. "Jadi mereka-mereka yang selama ini tidak terlibat, tetap aktif dan jangan terpengaruh. Saya minta yang staf sekarang untuk tetap bekerja, tidak perlu kerja di luar kantor, kerja di kantor," ujarnya. [Ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

20 Pejabat Dinkes Mundur, Gubernur Banten: Tunjangan Eselon II Rp40 Juta per Bulan, Kurang Apa?
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top