Jumat, 26 April 2019 |
News Room - Politik

2 TPS di Banten Terancam Pemungutan Suara Ulang

Rabu, 17 Apr 2019 | 21:00 WIB Dibaca: 615 Pengunjung

Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Banten, Nuryati Solapari di Kantor Bawaslu Banten, Rabu (17/4/2019).*

SERANG, [NEWSmedia] - Dua TPS di Provinsi Banten terancam melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Dua TPS tersebut yakni TPS 5 Cipocok Jaya, Kota Serang dan TPS 1 Desa Bunar, Kecamatan Suka Mulya, Kabupaten Tangerang.

Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Banten, Nuryati Solapari di Kantor Bawaslu Banten, Rabu (17/4/2019).

"Adanya kasus pemilih dari luar daerah yang tidak memenuhi syarat untuk memilih, namun sudah terlanjur memberikan hak pilihnya. Kedua TPS ini berpotensi PSU," kata Noeryati Solahpari, Komisioner Bawaslu Banten, saat ditemui dikantornya, Rabu (17/04/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan pengawasan di lapangan, pihaknya menemukan kekurangan 100 surat suara Presiden dari DPT sebanyak 285 di Kelurahan Panggungrawi dan Grogol, Kota Cilegon.

"PPK dan Panwascam berupaya mencari kertas suara tambahan ke TPS lainnya, tapi hanya mendapatkan 12 lembar saja. Terhadap kasus diatas, Bawaslu melakukan upaya perbaikan. Baik pada proses penyelenggaraan, maupun pemenuhan terhadap kelengkapan pemungutan suara," jelasnya.

Dugaan pelanggaran lain, lanjut Nuryati, pihaknya menemukan adanya surat suara tercoblos di TPS 65, Kelurahan Cipondok Makmur, Kota Tangerang, Banten.

"Dari hasil penelusuran atas bukti dua video yang diterima pengawas, hanya satu video yang terbukti adanya bukti surat suara tercoblos, sementara video lainya tidak dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. [ahi]

Penulis: Ahmad Hifni
Editor: Indra Gunawan
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

2 TPS di Banten Terancam Pemungutan Suara Ulang
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top