Rabu, 19 Juni 2019 |
News Room

1 Ton Sabu Dibawa Pakai Perahu Karet, Ketua DPRD Banten: Pelabuhan Kecil Harus Ditutup

Kamis, 13 Jul 2017 | 16:57 WIB Dibaca: 864 Pengunjung

Barang bukti sabu yang gagal diselundupkan, kini diamankan sebagai barang bukti untuk mengusut kasus penyelundupan narkoba yang melibatkan warga negara Taiwan. (Foto: metrotvnews.com)

SERANG, [NEWSmedia] - Penyelundupan 1 ton sabu asal Cina dari jaringan Taiwan yang digagalkan tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok, di pesisir Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten rupanya diselundupkan menggunakan perahu karet.

“Jalur dari Cina kemudian masuk ke Indonesia melalui laut. Kita akan mendalami lego jangkar di mana kapal, yang jelas, kaal perahu karet yang membawa barang bukti itu ke bibir pantai. Perahu karet cukup besar,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan saat mendatangi lokasi penyergapan di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (13/7/2017).

Menurut Iriawan, para pelaku yang merupakan warga negara Taiwan sudah diintai selama dua bulan, dan akhirnya mereka disergap ketika menurunkan barang haram tersebut di Hotel Mandalika, Kamis (13/7/2017) dinihari.

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok yang melakukan penyergapan.*

Menyikapi upaya penyelundupan narkoba yang nilainya mencapai Rp1,5 triliun itu, Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah meminta agar pengawasan di pelabuhan-pelabuhan harus dipantau secara baik.

Bahkan, ia meminta agar pelabuhan-pelabuhan kecil yang digunakan hanya untuk nelayan atau tidak digunakan untuk kapal besar (kapal Roro), agar ditutup, tidak boleh beroperasi.

Berita terkait: Digerebek! 1 Ton Sabu akan Diselundupkan ke Taiwan Lewat Pantai Anyer

“Pelabuhan yang beroperasi bukan untuk sekelas kapal Roro itu harusnya ditutup. Kalau pelabuhan nelayan, atau pribadi, di-cut off, karena tidak menutup kemungkinan barang-barang ilegal diselundupkan," kata Asep.

Ia mengatakan, narkotika merupakan 'PR' bersama yang harus diperangi. Bukan hanya Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparat kepolisian, namun juga dari lingkungan keluarga.

"Ini harus menjadi perhatian kita semua, bukan hanya BNN dan kepolisian, tapi dari lingkungan keluarga,” tuturnya. [dtc/ard]

Editor: Arif Darma
Publisher: Mulyadi
Bagikan:

KOMENTAR

1 Ton Sabu Dibawa Pakai Perahu Karet, Ketua DPRD Banten: Pelabuhan Kecil Harus Ditutup
NCLOTHING PROMO NEWSmedia TV
Top